Solderpanas SEMARANG – Lampu ballroom hotel di Kota Semarang memantul pada bingkai emas penghargaan yang digenggam Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Senyum lebar mengiringi langkahnya naik ke panggung, Selasa (16/12/2025) malam, saat nama Kabupaten Klaten kembali disebut dalam Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Jawa Tengah 2025.
Pemkab Klaten kembali mempertahankan predikat Kabupaten Informatif, sekaligus menandai capaian tiga tahun berturut-turut sejak 2023, 2024, hingga 2025 dalam penilaian Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah.
Momen penyerahan penghargaan berlangsung di hadapan ratusan perwakilan badan publik se-Jawa Tengah.
Dalam sudut panggung utama, Bupati Klaten tampak menerima piagam penghargaan secara langsung, disambut tepuk tangan peserta yang memenuhi ruang acara.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Indra Ashoka Mahendrayana, dalam laporannya menyampaikan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025.

“Capaian tersebut terdiri atas 22 kabupaten/kota, 26 SKPD provinsi, 17 RSUD kabupaten/kota, tujuh rumah sakit umum milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lima badan vertikal, satu Pengadilan Agama kabupaten/kota, dua BPS kabupaten/kota, serta dua BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” jelas Indra.
Ia menambahkan, masih terdapat 34 badan publik yang masuk kategori Menuju Informatif dan membutuhkan dorongan berkelanjutan agar kualitas layanan informasi publik dapat meningkat.
Setelah kegiatan, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
Ia menegaskan penghargaan itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemkab Klaten.

“Alhamdulillah, Kabupaten Klaten menjadi salah satu wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang memperoleh penghargaan Kabupaten Informatif. Terima kasih kepada rekan-rekan Diskominfo yang telah bekerja dengan luar biasa.”
“Meskipun belum masuk lima besar, namun penghargaan Keterbukaan Informasi Publik ini patut kita syukuri,” tutur Mas Hamenang.
Ia berharap, capaian tersebut menjadi pemicu peningkatan kualitas layanan informasi publik ke depan.
“Ke depan kita harus semakin semangat mengembangkan pelayanan informasi yang lebih terbuka dan informatif, sehingga pada penilaian selanjutnya Kabupaten Klaten dapat meraih prestasi terbaik di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)
