
GEMPA terkini dirasakan mengguncang wilayah Aceh pada hari ini, Selasa 9 Desember 2025. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa itu berkekuatan Magnitudo 5,2 dan terjadi tepatnya pada pukul 14.02 WIB.
Pusat gempa itu berada di laut 54 kilometer arah barat laut Sinabang, ibu kota Simeulue. Kedalamannya 26 kilometer. Pemodelan oleh BMKG telah sejak awal memastikan gempa tak sampai berisiko memicu tsunami.
Adapun dampak guncangannya didata oleh BMKG bisa dirasakan pada skala III-IV MMI di Simeulue. Dampak gempa yang sama dirasakan di Aceh Selatan pada skala III MMI, dan lebih lemah lagi di Aceh Barat Daya.
Guncangan gempa III MMI berarti bisa dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk melintas. Sedangkan pada IV MMI, dirasakan banyak orang di dalam rumah dan membuat pintu serta jendela berderik.
Dalam keterangan yang dibagikannya, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menunjuk zona megathrust sebagai asal muasal gempa ini. “Jenis gempa bumi dangkal akibat adanya subduksi Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia,” katanya.
4 Kali Gempa Sejak Banjir Sumatera
Menurut data BMKG, gempa terkini adalah yang keempat kalinya dirasakan di Simeulue di tengah bencana banjir dan longsor yang sedang membekap sebagian wilayah Sumatera bagian utara, termasuk Aceh. Gempa sebelumnya dicatat terjadi pada 4 Desember lalu (M4,3) dan 28 November (M3,1) serta 27 November (M6,3).
Gempa 4 Desember berpusat di laut, 63 kilometer barat laut Sinabang, dan dirasakan guncangannya pada skala II-III MMI di Sinabang. Gempa 28 November memiliki pusatnya di darat 57 kilometer barat laut Sinabang dan dirasakan sama pada skala II-III MMI–perbedaannya adalah terjadi pada dinihari.
Pada 27 November, atau tepat sehari setelah terjangan Siklon Senyar ke Aceh, gempa M6,3 juga dicatat BMKG terjadi dari laut, satu kilometer arah selatan Simeulue, Aceh. Pusat gempa itu ada di kedalaman 14 kilometer di zona megathrust.
Gempa itu dirasakan di Simeulue pada skala intensitas IV MMI dan di bagian lain di Aceh bahkan Sumatera Utara pada skala MMI yang lebih lemah.
Pilihan Editor: Tentang Tanggul Laut yang Rembes, Kenapa Pemda Jakarta Bilang Bukan Tanggung Jawabnya?
