BNPB akan kirim 20 ton beras ke Bener Meriah dan Aceh Tengah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menyatakan pemerintah telah merencanakan pengiriman bantuan logistik ke wilayah yang masih terisolasi imbas bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera pada Jumat, 12 Desember 2025.

Advertisements

Pilihan editor: Pemulihan Bencana Tanggung Jawab Siapa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari mengatakan logistik yang akan dikirim dari posko Lapangan Udara Sultan Iskandar Muda itu berupa kebutuhan pokok seperti beras sebanyak 20 ton.

“Logistik akan dikirim ke Bandara Rembele dan distribusikan ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah,” kata Abdul dalam konferensi pers Jumat, 12 Desember 2025.

Advertisements

Dia menjelaskan, dalam pengiriman logistik kepada para korban terdampak, kendala yang dialami ialah masih belum banyaknya akses jalur darat yang tersedia, hingga kondisi cuaca yang tak mendukung.

Abdul mencontohkan, pada hari ini pengiriman logistik melalui jalur udara dapat terlaksana sebanyak delapan pengiriman atau sorti. “Karena kondisi cuaca yang turun hujan sejak siang hari tadi,” ujar Abdul.

Pun, kata dia, distribusi via jalur darat telah dilakukan pada hari ini dengan tujuan ke Kabupaten Nagan Raya serta Aceh Selatan. “Lalu ke Pidie Jaya dan Bireun dengan tonase bantuan seberat 1,5-2 ton,” katanya.

Adapun sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Sumatera, Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu wilayah yang terisolasi. Salah satu penyebabnya adalah akses jalur yang terputus.

Mengutip laporan dari laman resmi Pemerintah Provinsi Aceh, terdapat enam kecamatan di Bener Meriah yang terisolasi untuk memperoleh distribusi logistik.

Enam kecamatan yang dimaksudkan, antara lain Kecamatan Pintu Rime Gayo; Kecamatan Gajah Putih; Kecamatan Mesidah; Kecamatan Syiah Utama; Kecamatan Permata; serta Kecamatan Timang Gajah.

Pilihan editor: BNPB: Pembangunan Jembatan Darurat di Aceh Tinggal Finishing

Advertisements