Mata Elang diduga aniaya pengendara mobil di Depok

SEKELOMPOK orang yang diduga mata elang menghadang dan menganiaya seorang pengendara mobil berinisial ATF (35 tahun) di Jalan Keadilan Ujung, Kelurahan Baktijaya, Depok, pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok Ajun Komisaris Made Budi membenarkan peristiwa penghadangan tersebut. “Berdasarkan informasi dari anggota, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.11 WIB,” ujar Made saat dikonfirmasi pada Sabtu malam, 13 Desember 2025.

Advertisements

Menurut keterangan pelapor yang merupakan warga Kecamatan Sukmajaya, peristiwa bermula ketika ATF mengendarai mobil bersama keluarganya. Saat melintas di Jalan Keadilan Ujung, beberapa sepeda motor mengikuti kendaraan korban dari belakang. “Yang mengikuti ada beberapa sepeda motor berboncengan yang diduga kolektor atau matel,” kata Made.

Ketika kendaraan korban tiba di depan kawasan Gema Insani, sejumlah sepeda motor menghadang laju mobil. Korban sempat tetap melaju, namun salah satu pelaku memaksa korban untuk berhenti. “Pelapor membuka sedikit kaca mobil dan meminta berhenti di depan. Namun para matel justru bertindak kasar dengan menendang mobil serta memukul pelapor,” ujar Made.

Salah seorang pelaku kemudian berupaya mencabut kunci mobil korban. Namun, yang berhasil ditarik hanya gantungan kunci berisi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Selain itu, pelaku juga merusak remote mobil korban.

Advertisements

Kekerasan tersebut menarik perhatian warga sekitar yang menjadi saksi di lokasi kejadian, sehingga para pelaku tidak melanjutkan perbuatannya. “Sekitar 10 orang matel yang menggunakan lima sepeda motor akhirnya meninggalkan pelapor dan lokasi kejadian,” kata Made.

Menindaklanjuti peristiwa itu, petugas piket pengawas bersama Tim Patroli Perintis Presisi mendatangi tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari para saksi. “Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Metro Depok,” ujar Made.

Pilihan Editor: Deretan Barang Bukti Pengeroyokan 2 Mata Elang oleh Polisi di Kalibata

Advertisements