
Pertandingan sengit tersaji di Vitality Stadium pada Minggu (4/1) dini hari WIB, ketika Arsenal melakoni laga tandang kontra AFC Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris 2025/26. Tim tamu, Arsenal, berhasil membawa pulang tiga poin krusial setelah menundukkan tuan rumah dengan skor tipis 3-2 dalam duel yang penuh drama.
Untuk menghadapi tantangan ini, manajer Arsenal menurunkan susunan pemain terbaiknya. Formasi awal The Gunners menampilkan David Raya di bawah mistar gawang, dengan kuartet pertahanan diisi oleh Jurrien Timber, William Saliba, Gabriel Magalhaes, dan Piero Hincapie. Lini tengah dipercayakan kepada trio Declan Rice, Martin Zubimendi, dan kapten Martin Odegaard, sementara barisan serang diisi oleh Noni Madueke, Gabriel Martinelli, dan ujung tombak Viktor Gyokeres.
Dari kubu tuan rumah, AFC Bournemouth juga tidak kalah siap. Pelatih memutuskan untuk menurunkan starting XI yang terdiri dari Djordje Petrovic sebagai penjaga gawang, dikawal oleh barisan bek Alex Jimenez, James Hill, Marcos Senesi, dan Adrien Truffert. Lini tengah diisi oleh Marcus Tavernier, Alex Scott, dan David Brooks, yang mendukung trio penyerang Justin Kluivert, Antoine Semenyo, serta Evanilson.

Arsenal sebenarnya berambisi mengendalikan jalannya pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Namun, mereka justru terkejut dengan gol cepat tuan rumah yang tercipta saat babak pertama baru berjalan sepuluh menit. Gol pembuka AFC Bournemouth lahir dari sebuah blunder fatal bek The Gunners, Gabriel Magalhaes. Niatnya untuk mengoper bola kepada rekan setimnya justru salah sasaran dan malah jatuh ke kaki Evanilson. Penyerang lincah itu tak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut, dengan tenang menaklukkan kiper Arsenal dalam duel satu lawan satu.
Setelah gol tersebut, momentum sempat berpihak pada tuan rumah. Hanya tiga menit berselang, Arsenal nyaris kembali kebobolan saat Justin Kluivert melepaskan tembakan berbahaya dari luar kotak penalti yang sayangnya masih sedikit melebar dari target. Beruntung, Gabriel Magalhaes melakukan penebusan sempurna atas kesalahannya. Pada menit ke-16, ia sukses mencetak gol penyama kedudukan bagi Arsenal melalui tembakan first time kaki kirinya dari dalam kotak penalti yang terarah. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Arsenal tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan. Pada menit ke-54, The Gunners sukses memimpin 2-1. Gelandang andalan, Declan Rice, menjadi aktor di balik gol keunggulan ini setelah dengan cerdik memanfaatkan assist brilian dari kapten Martin Odegaard.
Keunggulan tersebut semakin diperlebar Arsenal pada menit ke-71. Aksi impresif Bukayo Saka di sisi kanan pertahanan lawan berhasil memecah kebuntuan, di mana ia kemudian mengirimkan umpan matang ke depan gawang. Bola tersebut langsung disambar oleh Declan Rice yang berdiri bebas tanpa kawalan, melengkapi torehan dwigolnya malam itu dan membawa Arsenal unggul 3-1.
Namun, AFC Bournemouth enggan menyerah begitu saja. Pada menit ke-76, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan. Pemain pengganti, Eli Junior Kroupi, melepaskan sepakan indah dari jarak jauh yang melesat deras ke gawang dan tak mampu dijangkau oleh kiper Arsenal, mengubah skor menjadi 3-2. Meskipun demikian, gol tersebut menjadi yang terakhir tercipta dalam pertandingan ini, memastikan kemenangan tipis Arsenal dengan skor akhir 3-2.
