
Harapan Persib Bandung untuk kembali menduduki puncak klasemen Super League 2025/2026 pupus setelah mereka ditahan imbang Persik Kediri dalam laga sengit pada pekan ke-16, Senin, 5 Januari 2026. Kemenangan yang sudah di ambang mata bagi pasukan Bojan Hodak buyar begitu saja oleh gol telat Muhamad Firly pada menit ke-95, menyisakan kekecewaan mendalam bagi tim berjuluk Maung Bandung.
Pertarungan yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, memang berjalan penuh tensi sejak awal. Ancaman serius pertama datang pada menit ke-24 ketika pemain Persik, Ezra Walian, mencoba menembus gawang mantan timnya melalui tendangan bebas. Namun, sepakan kerasnya masih melayang tipis di atas mistar gawang yang dijaga ketat oleh Teja Pakualam.
Tak tinggal diam, Persib juga menciptakan peluang. Memasuki menit ke-37, Thom Haye melepaskan tembakan berbahaya ke arah gawang Persik, namun sayangnya berhasil diblokade oleh barisan pertahanan solid tim tuan rumah. Menjelang turun minum, Luciano Guaychoche juga menguji pertahanan lawan dengan percobaan jarak jauh di masa injury time, tetapi sigapnya kiper Leonardo Navacchio mampu menepis upaya tersebut.
Babak kedua dibuka dengan intensitas yang tak kalah tinggi. Sebuah tendangan voli akrobatik dari Julio Cesar di awal paruh kedua nyaris membawa Persib unggul, namun kesigapan Navacchio kembali menjadi penyelamat gawang Persik. Kebuntuan akhirnya pecah melalui aksi gemilang pemain pengganti, Saddil Ramdani. Dengan lari cepat menyambut umpan terukur dari Berginho di sisi kanan serangan, Saddil berhasil menceploskan bola ke gawang lawan, membawa Maung Bandung memimpin.
Drama mulai memuncak di 12 menit terakhir waktu normal. Wasit sempat menunjuk titik putih untuk Persik setelah insiden di kotak terlarang, di mana Mochammad Supriadi disebut-sebut dijegal oleh Julio Cesar. Namun, setelah peninjauan menyeluruh melalui tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR), keputusan tersebut dianulir. Wasit dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran yang terjadi terhadap Supriadi, menghindarkan Persib dari potensi kebobolan penalti.
Ironisnya, hanya berselang tiga menit dari insiden VAR tersebut, Persib harus menelan pil pahit. Pencetak gol satu-satunya mereka, Saddil Ramdani, diganjar kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Yusuf Meilana, yang otomatis membuatnya diusir keluar lapangan. Maung Bandung pun terpaksa melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.
Bermain dengan satu pemain kurang, Persib mengubah strategi menjadi lebih defensif, berusaha keras menjaga keunggulan tipis mereka di tengah gempuran serangan Persik yang kian intens. Namun, pertahanan heroik Persib akhirnya runtuh di menit ke-90+5. Berawal dari skema sepak pojok, umpan matang dari Supriadi berhasil disundul dengan sempurna oleh Muhamad Firly, menjebol gawang Teja Pakualam dan menyamakan kedudukan secara dramatis.
Gol penyeimbang dari Firly tersebut sontak menggagalkan kemenangan yang sudah di depan mata bagi Persib. Teja Pakualam dan rekan-rekannya harus puas hanya memetik satu poin dari lawatan ke Kediri. Dengan hasil imbang ini, Maung Bandung kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan 35 poin, unggul tipis satu poin dari Malut United yang harus tergusur ke posisi keempat.
Kegagalan Persib meraih poin penuh ini semakin memanaskan persaingan papan atas menjelang laga terakhir paruh pertama musim. Borneo FC, yang sempat tergusur, kini kembali mengambil alih posisi puncak dengan 37 poin setelah menaklukkan PSM Makassar 2-1 pada Sabtu lalu. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Persija Jakarta yang berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara di hari yang sama.
Usai pertandingan penuh drama ini, Persib akan bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan menjamu rival abadi mereka, Persija, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 7 Januari mendatang. Di hari yang sama, Persik Kediri juga akan melakoni laga tandang berat melawan Arema FC.
Pilihan Editor: Peta Persaingan Tengah Musim Super League
