Pada pekan ke-20 Liga Italia 2025/26, tensi tinggi mewarnai pertemuan antara Como 1907 dan Bologna di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Sabtu (10/1) malam WIB. Laga sengit ini berakhir imbang 1-1, menyisakan drama yang tak terlupakan. Salah satu pemain kunci Bologna, Nicolo Cambiaghi, tampil sebagai sorotan utama dengan mencetak gol pembuka sekaligus menerima kartu merah. Gol penyama kedudukan bagi Como baru lahir di masa injury time melalui sepakan krusial dari Martin Baturina.
Hasil imbang ini menempatkan Como di posisi ke-6 dalam tabel klasemen sementara dengan raihan 34 poin. Sementara itu, Bologna harus puas berada di peringkat ke-8 dengan koleksi 26 poin. Pertandingan ini tentu memberikan gambaran persaingan ketat di papan tengah Serie A musim ini.
Untuk mengarungi laga penting ini, Como 1907 menurunkan barisan pemain inti yang kuat. Di bawah mistar gawang ada Jean Butez, yang dikawal oleh kuartet bek Ignace van Der Brempt, Marc Oliver Kempf, Diego Carlos, dan Alberto Moreno. Lini tengah diisi oleh Luca da Cunha, Maximo Perrone, dan Nico Paz, sementara trisula penyerang dipercayakan kepada Jesus Rodriguez, Mergim Vojvoda, dan Anastasios Douvikas.
Di kubu lawan, Bologna juga tampil dengan formasi terbaik mereka. Federico Ravaglia menjadi penjaga gawang, didampingi oleh Nadir Zortea, Lysaker Heggem, Jhon Lucumi, dan Juan Miranda di lini pertahanan. Remo Freuler, Tommaso Pobega, dan Giovanni Fabbian bertugas di sektor gelandang, mendukung tiga penyerang Nicolo Cambiaghi, Jon Rowe, dan Santiago Castro.
Pertandingan langsung menyajikan ketegangan sejak menit awal. Kurang dari semenit setelah sepak mula, gawang Como nyaris bergetar. Nicolo Cambiaghi melepaskan tandukan jarak dekat yang sangat berbahaya, namun beruntung bagi Como, Jean Butez tampil sigap dengan menepis bola tersebut. Tak lama berselang, Como balik mengancam pada menit ke-7. Jesus Rodriguez menunjukkan keahliannya dengan melewati beberapa pemain bertahan Bologna di kotak penalti sebelum melepaskan sepakan akurat, namun Federico Ravaglia berhasil mengantisipasinya dengan baik.
Peluang lain bagi Como tercipta di menit ke-12. Berawal dari umpan panjang terukur dari Kempf, Moreno melepaskan sepakan keras, meski sayangnya bola melayang tipis di atas mistar gawang. Upaya menjanjikan juga datang dari Nico Paz di menit ke-23, yang melepaskan tembakan jarak jauh ke arah sudut kanan bawah gawang Bologna. Lagi-lagi, Ravaglia menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan gemilang, menggagalkan peluang tersebut.
Sepanjang babak pertama, dominasi penguasaan bola sedikit berpihak pada Bologna dengan 51 persen berbanding 49 persen milik Como. Dari segi serangan, kedua tim tercatat sama-sama melepaskan 4 tembakan, di mana Como lebih akurat dengan 2 tembakan mengarah ke gawang, sementara Bologna hanya 1 tembakan akurat.
Kebuntuan pecah di babak kedua, tepatnya pada menit ke-49, ketika Bologna berhasil mencetak gol. Momen diawali saat Castro sukses merebut bola dari Vojvoda di area permainan Como. Bola kemudian diumpankan kepada Cambiaghi yang tanpa ragu mendribelnya hingga masuk kotak penalti, lalu melepaskan tendangan datar yang tak mampu dibendung, menggetarkan jaring gawang Como. Namun, drama belum berakhir bagi Cambiaghi. Pada menit ke-60, sang pencetak gol harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah wasit Rosario Abisso mengganjarnya dengan kartu merah. Insiden tersebut bermula dari Cambiaghi yang menyikut wajah Van Der Brempt. Awalnya, ia hanya diganjar kartu kuning, namun setelah wasit mengecek monitor VAR, keputusan berubah drastis menjadi kartu merah.
Beberapa menit kemudian, tepatnya pada menit ke-64, wasit kembali menunjuk titik putih usai melihat Martin Vitik (pemain pengganti Bologna) menarik jatuh Douvikas di kotak penalti. Namun, lagi-lagi, wasit kembali memeriksa VAR. Setelah peninjauan, VAR memutuskan bahwa tidak ada penalti, membuat Como urung menyamakan kedudukan dari titik putih.
Unggul jumlah pemain membuat Como semakin gencar melancarkan serangan dan mengurung pertahanan Bologna. Serangan demi serangan terus dilancarkan, salah satunya di menit ke-75, ketika Stefan Posch (pemain pengganti Como) mengontrol bola di kotak penalti dengan dadanya lalu melepaskan tendangan voli langsung. Sayangnya, upaya tersebut masih melambung tinggi di atas mistar gawang.
Como terus berjuang keras untuk menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir pertandingan. Sebuah peluang penting datang dari sepakan datar Paz di menit 90+3, namun arahnya masih sedikit melebar dari gawang Bologna. Akhirnya, gol penyama kedudukan yang dinanti Como lahir dramatis di menit 90+4. Martin Baturina, yang masuk sebagai pemain pengganti, menjadi pahlawan dengan sepakan melengkungnya yang indah, sukses menjebol gawang Bologna. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, mengakhiri laga penuh drama dan intensitas ini.
Ringkasan
Pada pekan ke-20 Liga Italia 2025/26, Como 1907 bermain imbang 1-1 melawan Bologna di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Bologna unggul lebih dulu pada menit ke-49 melalui gol Nicolo Cambiaghi, namun ia kemudian diganjar kartu merah di menit ke-60. Insiden kartu merah ini terjadi setelah tinjauan VAR atas pelanggaran Cambiaghi.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Como untuk terus menyerang dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol dramatis Martin Baturina di menit 90+4. Hasil imbang ini menempatkan Como di posisi ke-6 klasemen sementara dengan 34 poin, sementara Bologna berada di peringkat ke-8 dengan 26 poin.
