Solderpanas – JAKARTA. Pergerakan saham emiten perbankan berkapitalisasi besar, atau yang sering disebut sebagai big banks, berhasil mencatatkan performa mayoritas positif hingga penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 16.00 WIB.
Secara keseluruhan, tiga dari empat saham bank raksasa tersebut terpantau menguat, sementara satu saham lainnya justru harus menghadapi tekanan pelemahan. Penguatan paling mencolok terlihat pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) hanya mampu menorehkan kenaikan paling tipis. Di sisi lain, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tercatat mengalami penurunan harga.
Berikut adalah rincian performa saham BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI sepanjang sesi perdagangan hari ini yang berlangsung sekitar tujuh jam:
Penguatan paling signifikan terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), yang berhasil mencapai Rp 3.780 per saham. Dibandingkan dengan penutupan sehari sebelumnya, harga saham BBRI melonjak impresif sebesar 5,29%, menjadikannya pemimpin penguatan di antara bank-bank besar.
Kemudian, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup di level Rp 7.200 per saham pada pukul 16.00 WIB. Angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar 2,49% dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya. Sepanjang hari, pergerakan saham BBCA sempat menyentuh level tertinggi di Rp 7.275 sebelum akhirnya sedikit terkoreksi menjelang penutupan pasar.
IHSG Melemah 1,06% ke 8.232 pada Kamis (29/1/2026), BUMI, EXCL, PGEO Top Losers LQ45
Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengakhiri perdagangan di harga Rp 4.630 per saham. Dibandingkan penutupan Rabu (28/1), harga saham BMRI tercatat menguat tipis sebesar 1,54%, menjadikannya kenaikan paling moderat di antara saham-saham yang menghijau. Saham ini juga sempat menjangkau harga tertinggi di Rp 4.640 sebelum akhirnya mengalami koreksi minor.
Berbeda dengan tren penguatan yang dialami ketiga bank lainnya, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) justru menunjukkan performa yang kontras. Pada penutupan perdagangan, BBNI berada di level Rp 4.420 per saham, mencatatkan penurunan sebesar 0,45% dibandingkan dengan penutupan pada hari Rabu (28/1).
