Saham terus turun, Hermina (HEAL) anggarkan dana buyback Rp 200 miliar

Solderpanas  JAKARTA. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) akan melaksanakan pembelian kembali alias buyback saham. Emiten bergerak di bidang pengelola jaringan rumahsakit Hermina ini dalam keterbukaan informasi di BEI memaparkan jika pembelian kembeli saham akan dilakukan mulai terhitung sejak 30 Januari 2026 hingga 30 April 2026. 

Advertisements

HEAL menganggarkan dana buyback yang disiapkan maksimal Rp 200 miliar dengan jumlah saham maksimum sebanyak 125 juta saham. Sementara biaya yang timbul dari pembelian kembali saham hingga 0,25% dari nilai transaksi.

Medikaloka Hermina membatasi harga buyback saham HEAL di level Rp 1.800 per saham. Kamis (29/1/2026), harga saham HEAL turun 6,25% di level Rp 1.275 per saham. Sementara dalam sebulan saham HEAL turun 7,27%. 

Harga Emas Antam Melonjak, Prospek Emas Global Diproyeksi Tetap Bullish pada 2026

Advertisements

Sementara waktu buyback saham pada tiga bulan dengan jangka waktu 30 Januari 2026 hingga 30 April 2026. 

“Perusahaan meyakini memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai untuk melaksanakan rencana pembelian kembali saham sehingga Direksi Hermina menilai bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham ini tidak akan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan,” ujar Direktur Medikaloka Hermina Yulisar Khiat dalam keterbukaan informasi di BEI pada Kamis (29/1/2026). 

Per September 2025, kas setara kas HEAL mencapai Rp  956,74 miliar. Angka ini lebih tinggi dari Desember 2024 sebesar Rp 643,17 miliar. 

Karena itu, Yulisar menyakini jika pelaksanaan rencana buyback saham tidak berdampak terhadap pendapatan HEAL. “Namun dengan adanya perubahan pada jumlah saham yang beredar maka rencana pembelian kembali saham berdampak secara tidak signifikan terhadap laba per saham,” ujar dia. 

Berdasarkan laporan keuangan per September 2025, laba bersih HEAL mencapai Rp 356,02 miliar, turun 23,95% secara tahunan dari periode sama tahun 2024 sebesar Rp 468,16 miliar. 

Sementara laba per saham HEAL pada September 2025 sebesar Rp 23,67 per saham turun dari periode sama tahun 2024 di level Rp 31,58 per saham. 

Rupiah Melemah ke Rp 16.755 per Dolar AS, Begini Proyeksi Jumat (30/1)

Adapun pendapatan HEAL justru masih naik 5,17% secara tahunan menjadi Rp 5,28 triliun.

Dengan kondisi kinerja tersebut, manajemen HEAL menganggap pembelian kembali saham dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif.

“Pembelian kembali atas saham HEAL juga memberikan fleksibilitas bagi HEAL dalam megelola modal jangka panjang, dimana saham tresuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika HEAL memerlukan penambahan modal,” ujar Yulisar. 

Advertisements