Bantuan UPI ke mahasiswa terdampak banjir Sumatera: bebas UKT hingga beasiswa

UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia (UPI) memberikan tiga jenis bantuan kepada mahasiswanya yang terdampak banjir Sumatera. Bantuan itu berupa pembebasan uang kuliah tunggal atau UKT, bantuan untuk tempat tinggal, dan beasiswa hidup hingga semester delapan.

Advertisements

Pemberian tiga jenis bantuan kampus UPI itu diserahkan ke Olivia Yuliana, mahasiswi program studi pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi angkatan 2024. Orang tua dan dua kakaknya meninggal dunia saat banjir bandang melanda daerah Palembayan, Salareh Aia Timur, Jorong Kampung Tangah, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada akhir November 2025.

Bantuan bagi Olivia itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor yang diserahkan langsung di ruang rapat Gedung Rektorat UPI pada Rabu, 10 Desember 2025. “Keputusan ini merupakan bentuk empati institusi terhadap beban berat yang dialami Olivia, sekaligus komitmen untuk memastikan keberlanjutan studinya,” kata rektor Didi Sukyadi lewat keterangan tertulis Rabu 10 Desember 2025.

Selain pembebasan uang kuliah tunggal (UKT) hingga lulus, Olivia bisa tinggal tinggal di asrama khusus putri UPI apabila membutuhkan. Kemudian biaya hidup per bulan hingga semester 8 ditanggung kampus sebagai dukungan untuk pemulihan dan keberlangsungan pendidikan. “Kami sepakat memberikan bantuan ini agar Olivia dapat melanjutkan kuliahnya tanpa hambatan,” ujar Didi.

Advertisements

Kerabat yang mendampingi Olivia di Bandung, Erix mengatakan pihak kampus tidak hanya membantu secara finansial tetapi juga ikut memulihkan mental. “Satu minggu setelah musibah, Olivia sudah kembali kuliah. Harapan kami ia bisa menyelesaikan pendidikannya denganbaik,” ujarnya.

Menurut dia, Olivia merupakan anak bungsu dari enam orang bersaudara dan satu-satunya anak di keluarga yang menempuh pendidikan tinggi. “Keberlanjutan studinya sangat penting bagi keluarga,” kata Erix.

Kampus UPI sejauh ini masih mendata mahasiswa lain yang terdampak bencana Sumatera untuk memastikan bantuan yang disesuaikan secara adil berdasarkan tingkat kebutuhan masing-masing. Menurut rektor UPI, perguruan tinggi tidak hanya sebagai penyelenggara pendidikan tetapi juga sebagai institusi yang memiliki tanggung jawab moral saat mahasiswa menghadapi kondisi krisis.

Selain itu penggalangan dana untuk korban bencana banjir dan longsor Sumatera oleh UPI telah terkumpul Rp 124.349.418 hingga 7 Desember 2025. Pihak kampus menargetkan donasi yang bisa diberikan ke korban mencapai Rp 200 juta. Ada pun penggalangan dana akan ditutup pada 14 Desember 2025.

Rencananya penyaluran bantuan dari donasi itu akan diserahkan dalam bentuk pendanaan, logistik, serta dukungan teknis kemanusiaan. Untuk mempercepat penjangkauan wilayah terdampak, UPI membuka posko lapangan melalui jejaring perguruan tinggi mitra di empat provinsi, yaitu Universitas Andalas, Universitas Sumatera Utara, Universitas Syiah Kuala, dan Universitas Negeri Medan.

Pilihan Editor: Anggota DPR Ingatkan Pembebasan UKT bagi Korban Bencana Sumatera Tepat Sasaran

Advertisements