
jpnn.com, JAKARTA – Putra sulung pasangan David Beckham dan Victoria Beckham, Brooklyn Beckham, bicara blak-blakan terkait rumor hubungan retaknya dengan keluarga.
Dia secara tegas menyatakan tidak ingin lagi dikendalikan oleh orang tuanya setelah bertahun-tahun memilih diam.
“Orang tua saya dan tim mereka terus menghubungi pers, sehingga saya tidak punya pilihan selain berbicara sendiri dan mengatakan yang sebenarnya tentang sebagian kebohongan yang telah dipublikasikan,” ujar Brooklyn, dikutip dari The Hollywood Reporter, Selasa (20/1).
Brooklyn menegaskan bahwa sikapnya kali ini bukan bentuk pembangkangan, melainkan upaya membela diri.
Brooklyn Beckham Sempat Risih dengan Fangirl di Kampusnya
Dia bahkan menyebut tidak berniat untuk berdamai dengan keluarganya dalam waktu dekat.
“Saya tidak dikendalikan. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya membela diri,” katanya.
Dia juga menuding kedua orang tuanya telah mengendalikan narasi media soal keluarga Beckham.
Menurut Brooklyn, David dan Victoria kerap menyebarkan informasi yang tidak benar demi menjaga citra publik mereka.
Dianugerahi Gelar ‘Sir’ dari Raja Charles III, David Beckham: Sangat Istimewa
“Saya melihat sendiri sejauh mana mereka akan menyebarkan kebohongan di media, bahkan dengan mengorbankan orang-orang tak bersalah,” ungkapnya.
Brooklyn turut menyinggung soal prioritas keluarganya terhadap pencitraan publik. Dia mengaku selalu berusaha hadir dan mendukung berbagai acara, termasuk peragaan busana sang ibu.
Namun, saat istrinya, Nicola Peltz, meminta dukungan untuk kampanye penyelamatan anjing terlantar di Los Angeles, Victoria disebut menolak terlibat.
3 Berita Artis Terheboh: Dewi Perssik Dijodoh-jodohkan dengan Virgoun, Mawa Kecewa
Tak hanya itu, Brooklyn juga mengungkap pengalaman tak menyenangkan saat hari pernikahannya dengan Nicola Peltz.
Dia mengeklaim kedua orang tuanya membuat situasi menjadi tidak nyaman di momen yang seharusnya menjadi hari bahagianya.
Rumor keretakan keluarga Beckham sebenarnya telah lama berembus. Namun, dalam serial dokumenter Netflix pada 2023, David Beckham sempat menyatakan kebanggaannya terhadap anak-anaknya.
“Mereka bisa saja menjadi anak-anak nakal, tetapi mereka tidak. Itulah mengapa saya sangat bangga pada mereka,” ujar David kala itu.(antara/jpnn)
