Cerita Prabowo pernah mimpi wakili Indonesia di ajang olahraga internasional

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sebuah impian masa mudanya: mewakili Indonesia di kancah olahraga internasional. Impian tersebut, meskipun sangat kuat, tidak pernah berhasil ia wujudkan.

Advertisements

Dalam pidatonya yang sarat makna di hadapan para atlet pada acara Pelepasan Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Desember 2025, Prabowo Subianto mengenang, “Saya tidak pernah mendapat apa yang dulu sebagai pemuda mimpikan. Sebagai anak muda waktu itu, saya bermimpi apakah suatu saat saya bisa mewakili bangsa di medan olahraga dunia.”

Meski kini telah menduduki posisi-posisi penting seperti jenderal TNI, Ketua Umum Gerindra, dan puncaknya sebagai Presiden, serta juga menjabat Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia, impian masa muda untuk membawa nama baik bangsa di ajang olahraga tetap menjadi satu-satunya yang belum tercapai.

Pilihan editor: Efektifkah Fatwa Haram Membuang Sampah ke Sungai hingga Laut dari MUI?

Advertisements

Di hadapan para pahlawan olahraga ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa mereka adalah individu-individu terpilih yang mendapatkan kehormatan besar untuk mewakili Indonesia. Ia berpesan agar para atlet mengerahkan segala kemampuan dan memberikan dedikasi terbaik mereka demi kejayaan bangsa.

“Berikan yang terbaik, berikan segala yang bisa kau berikan. Karena ini adalah ajang membela kehormatan seluruh bangsa Indonesia, kalian adalah wakil-wakil dari hampir 300 juta anak Indonesia,” serunya penuh semangat.

Tak lupa, ia juga mengapresiasi perjuangan tanpa pamrih para pembina dan ketua cabang olahraga yang selama ini berdedikasi. Tujuan mulia mereka adalah sama: agar Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dan dihormati di mata dunia.

“Jadi, anak-anak muda, putera-puteri bangsa Indonesia yang saya hormati, saya hanya bisa pesan berbuatlah yang terbaik,” tuturnya. “Kumandangkan Indonesia Raya di hadapan bangsa-bangsa lain!”

Prabowo menyadari bahwa tuntutan untuk mencapai puncak prestasi ini bukanlah hal yang ringan, apalagi saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai musibah. Namun, ia menekankan bahwa tantangan ini tidak boleh sedikit pun menyurutkan semangat juang.

“Kita adalah bangsa yang kuat. Bangsa yang tabah, bangsa yang tidak mudah menyerah, bangsa yang tidak akan gentar menghadapi apa pun,” tegasnya, menanamkan rasa optimisme dan ketangguhan.

Ia memastikan bahwa pemerintah akan senantiasa hadir untuk menangani masyarakat yang terdampak bencana. Seraya itu, ia meminta agar para atlet tetap fokus dan menjaga semangat.

Dengan analogi yang kuat, Prabowo menyatakan, “Biar badai menimpa kita, kita akan kokoh teguh sebagai batu karang di tengah samudera. Kami akan urus saudara-saudara yang menderita musibah. Tapi kita tidak boleh berhenti, tidak bisa menangis, tidak bisa merenung, kita kerja keras di semua bidang.”

Prabowo menjanjikan bahwa nama para atlet yang meraih prestasi akan selalu terukir dalam ingatan dan menjadi kebanggaan masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi nyata, Presiden juga akan memberikan bonus sebesar Rp 1 miliar bagi setiap atlet yang berhasil membawa pulang medali emas.

Acara pelepasan kontingen atlet Indonesia untuk SEA Games 2025 di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat, 5 Desember 2025, menjadi momen penting. SEA Games sendiri merupakan pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara, yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali, mempertemukan para atlet dari 11 negara ASEAN untuk berkompetisi dalam berbagai disiplin olahraga.

Kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2025 berjumlah 1021 atlet, yang akan berkompetisi di 48 dari total 51 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

Pilihan editor: Alasan Anggota DPR Usul Pembentukan Badan Rehabilitasi Bencana Sumatera

Advertisements