
ANAK perusahaan HYBE, ADOR, mengumumkan pengakhiran kontrak eksklusif dengan anggota NewJeans, Danielle, imbas sengketa hukum sejak November 2024. Diskusi antara agen dan NewJeans telah dilakukan menyusul putusan pengadilan Oktober lalu yang mengatakan kelima anggota tersebut harus menghormati kontrak eksklusif mereka dengan ADOR hingga 2029.
Pilihan Editor: Min Hee Jin Minta Kontroversi Tidak Sentuh NewJeans
ADOR mengatakan Hanni akan kembali bergabung dengan agensi, sementara Minji masih dalam tahap pembicaraan. “Tapi agensi menyimpulkan bahwa akan sulit bagi Danielle untuk melanjutkan sebagai bagian dari grup atau dengan agensi tersebut,” kata ADOR dikutip dari The Straits Times pada Senin, 29 Desember 2025. Sedangkan Haerin dan Hyein telah lebih dulu secara resmi mengumumkan kembali ke ADOR pada November 2025.
ADOR Tuding Keluarga Danielle Biang Konflik di NewJeans
Agensi itu pun mendesak pertanggungjawaban hukum kepada keluarga Danielle, bersama dengan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, yang dianggap berperan menabur perpecahan yang menyebabkan perselisihan hukum berkepanjangan dengan ADOR. Hari ini kami memberitahukannya (Danielle) tentang pemutusan kontrak eksklusif tersebut,” tulisnya dikutip dari The Korea Times.
Menurut ADOR, diskusi dengan para anggota mengungkapkan bahwa mereka telah lama terpapar “informasi yang terdistorsi dan bias,” yang menyebabkan kesalahpahaman tentang agensi. “Setelah putusan pengadilan, kami telah mengadakan banyak percakapan dengan Minji, Hanni, Danielle, dan keluarga mereka,” kata label tersebut dalam pernyataan. “Hanni, bersama keluarganya, mengunjungi Korea dan berdiskusi dengan kami. Melalui dialog yang tulus, dia memutuskan untuk tetap bersama ADOR, menghormati keputusan pengadilan.”
Dengan kembalinya Hanni yang kini telah dikonfirmasi, ADOR mengatakan tiga anggota lainnya berada di jalur yang tepat untuk melanjutkan aktivitas. Namun, keluarnya Danielle dan status Minji yang belum terselesaikan membuat reuni grup secara penuh tampaknya tidak mungkin terjadi untuk saat ini.
“Kami sepakat dengan para artis bahwa untuk mendapatkan kembali kepercayaan publik dan dukungan penggemar, penting untuk mengklarifikasi fakta dan menyelesaikan kesalahpahaman, meskipun proses itu membutuhkan waktu,” kata ADOR.
Tak sekadar mendepak Danielle dari grup. Perempuan kelahiran Australia itu juga kemungkinan akan menghadapi denda penalti sangat besar dari keputusan ADOR mengakhiri kontraknya.
Denda Besar Mengancam Danielle
Dilansir dari Koreaboo, para ahli industri dan hukum memperkirakan, denda yang mungkin harus ditanggung Danielle bisa mencapai angka fantastis 100 miliar won atau setara dengan Rp 1,1 triliun. Perkiraan ini didasarkan pada perhitungan kontrak K-Pop standar, yang kerap memperhitungkan pendapatan rata-rata perusahaan selama beberapa tahun terakhir dikalikan dengan sisa periode kontrak.
Usai Danielle didepak ADOR, netizen menduga perempuan 20 tahun itu ada kemungkinan bergabung dengan THEBLACKLABEL. Seperti dikutip dari Koreaboo, dugaan itu muncul lantaran mengamati aktivitas Danielle baru-baru ini bersama aktor Park Bo Gum dan Sean. Teori ini muncul lantaran ada kasus sebelumnya, aktor Im Siwan memutuskan bergabung dengan THEBLACKLABEL usai bersama dengan kelompok lari Park Bo Gum dan Sean.
Pilihan Editor: Fandom NewJeans Tuntut Investigasi Pelanggaran Hak Artis ADOR
