Drama 8 gol Manchester United vs Bournemouth yang berujung satu poin di Old Trafford

Ringkasan Berita:

  • Tiga fakta menarik menghiasi drama 8 gol dalam laga Manchester United vs Bournemouth di Stadion Old Trafford, Selasa (16/12/2025) dinihari tadi.
  • Salah satunya menyoal statistik mengesankan Setan Merah setiap kali memimpin skor pada babak pertama di Old Trafford.
  • Hasil imbang ini patut disesalkan Manchester United, karena membuat mereka batal mendekat 4 besar.

Solderpanas – Berbagai sajian fakta menarik mewarnai hasil laga Manchester United versus Bournemouth yang berakhir dramatis dengan delapan gol tercipta, pada Selasa (16/12/2025) dini hari tadi.

Advertisements

Duel sengit di Stadion Old Trafford ini berkesudahan imbang 4-4, menyisakan penyesalan mendalam bagi kubu Manchester United yang sebenarnya hampir mengamankan poin penuh di kandang. Kelengahan lini pertahanan Setan Merah di menit-menit krusial harus dibayar mahal, mengubah potensi kemenangan menjadi raihan satu poin saja.

Pada babak pertama, Manchester United sempat unggul 2-1. Gol-gol Amad Diallo pada menit ke-13 dan Casemiro di menit ke-45+4 hanya mampu dibalas sekali oleh Antoine Semenyo untuk Bournemouth pada menit ke-40. Namun, keunggulan tersebut secara tak terduga berhasil dibalikkan oleh tim tamu di awal babak kedua. Bournemouth berbalik memimpin 2-3 berkat gol balasan cepat dari Evanlison di menit ke-48 dan Marcus Tavernier di menit ke-52.

Drama kembali memuncak pada 15 menit terakhir pertandingan. Manchester United berhasil kembali memimpin 4-3 melalui gol Bruno Fernandes di menit ke-77 dan Matheus Cunha di menit ke-79 yang hanya berjarak dua menit. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata Setan Merah dibuyarkan oleh gol balasan dari Eli Junior Kroupi, pemain pengganti Bournemouth, pada menit ke-84. Bahkan, Manchester United nyaris saja menelan kekalahan pahit, andai saja Senne Lammens tidak melakukan dua penyelamatan gemilang di masa tambahan waktu untuk mementahkan peluang Bournemouth mencetak gol penentu.

Advertisements

Hasil imbang 4-4 ini jelas sangat disesalkan oleh Manchester United, mengingat mereka sempat tiga kali memimpin skor dalam pertandingan tersebut. Harapan Setan Merah untuk menembus posisi lima besar Liga Inggris kini harus tertunda. Dengan tambahan satu poin, Manchester United naik dua tingkat ke peringkat keenam klasemen sementara, mengumpulkan 26 poin. Mereka memiliki koleksi poin yang sama dengan Crystal Palace di peringkat kelima, serta Liverpool dan Sunderland yang menempati posisi ketujuh dan kedelapan. Seandainya berhasil mengalahkan Bournemouth, Manchester United seharusnya bisa menyamai perolehan poin Chelsea yang berada di peringkat keempat. Sementara itu, Bournemouth tetap tertahan di posisi ke-13 dengan 21 poin.

Beberapa fakta menarik pun tersaji setelah berakhirnya drama delapan gol yang mewarnai laga penutup pekan ke-16 Liga Inggris ini.

Pertama, rekor impresif Manchester United di Stadion Old Trafford tetap terjaga ketika mereka unggul pada babak pertama. Dilansir dari Squawka, sejak era Sir Alex Ferguson hingga Ruben Amorim, statistik mengesankan yang diukir Manchester United saat memimpin skor di jeda babak pertama di Old Trafford tetap utuh. Dari total 328 laga, Manchester United selalu berhasil mengakhiri pertandingan dengan raihan poin, baik itu kemenangan atau hasil imbang. Rinciannya, Setan Merah membukukan 302 kemenangan dan 26 hasil imbang dalam 328 laga ketika mereka memimpin skor pada babak pertama. Catatan ini seolah menjadi tanda bahwa Old Trafford masih menyimpan magis yang membuat lawan-lawannya gentar.

Kedua, Manchester United juga mencatatkan rekor tak biasa, sebagaimana dikutip oleh Opta. Mereka kini menyandang predikat sebagai tim pertama di Liga Inggris sejak Manchester City dan Chelsea pada November 2023 yang unggul tiga kali dalam satu pertandingan, namun gagal meraih kemenangan.

Ketiga, sebuah catatan langka tercipta berkat Bruno Fernandes dan Marcus Tavernier yang masing-masing mencetak gol melalui tendangan bebas dalam satu laga yang sama. Ini merupakan kali pertama terjadi di Liga Inggris sejak terakhir kali tersaji pada laga antara QPR melawan Wigan Athletic pada tahun 2012, ketika Akos Buzsaky dan Hugo Rodallega mencetak gol lewat tendangan bebas untuk timnya masing-masing.

Itulah beberapa catatan penting yang mewarnai drama delapan gol dalam pertandingan antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford, yang tak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga memahat sejarah baru dalam kompetisi.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Ringkasan

Pertandingan Manchester United melawan Bournemouth di Old Trafford berakhir imbang dramatis 4-4, di mana Setan Merah sempat memimpin tiga kali namun gagal mengamankan kemenangan. Hasil ini sangat disesalkan bagi Manchester United karena menghalangi mereka mendekat ke posisi empat besar klasemen Liga Inggris, sehingga hanya meraih satu poin.

Drama delapan gol ini diwarnai beberapa fakta menarik, termasuk rekor Manchester United yang tetap tak terkalahkan di Old Trafford saat unggul pada babak pertama. Namun, mereka juga menjadi tim pertama sejak November 2023 yang unggul tiga kali dalam satu laga tetapi gagal meraih kemenangan penuh. Laga ini juga mencatatkan kejadian langka dua gol tendangan bebas dari Bruno Fernandes dan Marcus Tavernier dalam pertandingan yang sama, terakhir terjadi pada tahun 2012.

Advertisements