
AC Milan harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Sassuolo dengan skor 2-2 dalam laga pekan ke-15 Liga Italia 2025/26. Pertandingan sengit ini berlangsung di kandang Milan, Stadion San Siro, pada Minggu (15/12).
Hasil imbang ini menempatkan Milan di posisi puncak klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Namun, posisi Rossoneri belum sepenuhnya aman karena Napoli dan Inter Milan yang berada di bawahnya belum melakoni pertandingan mereka hingga berita ini diterbitkan. Di sisi lain, Sassuolo berhasil mengamankan satu poin penting yang membuat mereka berada di peringkat kesembilan dengan koleksi 21 poin. Dalam laga krusial ini, bek Jay Idzes tampil penuh dan menunjukkan performa solid sepanjang pertandingan.
Pertandingan dibuka dengan kejutan dari tim tamu. Sassuolo berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-13 melalui gol Ismael Kone. Berawal dari umpan matang Andrea Pinamonti, Kone dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut untuk menggetarkan jala gawang Mike Maignan, membuat Milan tertinggal.
Milan tidak tinggal diam dan terus berupaya menyamakan kedudukan. Kerja keras mereka membuahkan hasil pada menit ke-34. Umpan silang datar yang dilepaskan oleh Ruben Loftus-Cheek berhasil disambut dengan tendangan terukur oleh Davide Bartesaghi dari dalam kotak penalti, mengubah skor menjadi 1-1.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Sepanjang babak pertama, AC Milan mendominasi penguasaan bola hingga 65 persen dan melepaskan enam tembakan, dengan dua di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Sassuolo hanya mampu menciptakan dua tembakan dan satu di antaranya mengarah ke gawang.
Memasuki babak kedua, AC Milan langsung tancap gas dan berbalik unggul. Hanya dua menit setelah peluit babak kedua dibunyikan, tepatnya pada menit ke-47, Davide Bartesaghi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Mendapatkan umpan datar dari Christopher Nkunku, Bartesaghi melepas sepakan mendatar terukur yang sukses mengoyak gawang Sassuolo, membawa Milan memimpin 2-1.
Rossoneri sempat memiliki kesempatan untuk memperlebar keunggulan pada menit ke-57. Sundulan Christian Pulisic berhasil masuk ke gawang, namun gol tersebut dianulir. Wasit menganggap ada indikasi dorongan yang dilakukan Loftus-Cheek terhadap pemain Sassuolo dalam proses terciptanya gol.
Tidak lama berselang, pada menit ke-67, AC Milan kembali mencetak gol yang sayangnya juga tidak disahkan. Bola hasil sundulan Loftus-Cheek berhasil diteruskan oleh Rabiot ke dalam gawang, namun kali ini gol tersebut dianulir karena posisi Rabiot yang sudah terjebak offside.

Setelah dua golnya dianulir, Milan harus gigit jari ketika Sassuolo berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-77. Lewat skema umpan datar yang ciamik, Armand Lauriente menyelesaikannya dengan sepakan datar akurat yang tak mampu dihalau Maignan, mengubah skor menjadi 2-2.
Jual-beli serangan yang sengit terus mewarnai sisa pertandingan antara kedua tim, dengan masing-masing pihak berupaya mencari gol kemenangan. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi, dan skor akhir 2-2 pun tidak berubah. Kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam laga penuh drama ini.
