
PELATIH Timnas Indonesia John Herdman menyatakan skuad Garuda siap tampil pada FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta pada periode FIFA Matchday, 23–31 Maret 2026. “Persiapan kami sangat baik. Prosesnya sedang berjalan. Saya juga sedikit mengenal Saint Kitts and Nevis dari pengalaman saya di CONCACAF,” kata Herdman seusai pengumuman kerja sama apparel Kelme dengan PSSI di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Januari 2026.
Indonesia tergabung dalam satu grup bersama tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan Saint Kitts and Nevis (CONCACAF). Tim Garuda dijadwalkan menjalani dua pertandingan, dengan laga pembuka menghadapi Saint Kitts and Nevis. Seluruh pertandingan grup akan berlangsung di Jakarta.
Herdman menilai kesempatan menghadapi Bulgaria menjadi tantangan menarik. Ia menyebut Bulgaria kini ditangani pelatih baru. “Mereka adalah tim yang pernah meraih hasil bagus beberapa tahun lalu dan sekarang memiliki pelatih baru,” ujar Herdman.
Pelatih yang dimaksud adalah Aleksandar Dimitrov, yang resmi ditunjuk Federasi Sepak Bola Bulgaria (BFU) pada September 2025 menggantikan Ilian Iliev. Dimitrov pernah bermain di Indonesia bersama Persipura Jayapura pada periode 2003–2005. “Mereka mencoba memulai era baru. Saya pikir mereka adalah lawan yang sangat baik,” kata Herdman.
Menurut Herdman, FIFA Series menghadirkan nuansa berbeda karena mempertemukan tim-tim dari berbagai konfederasi. Situasi ini dinilainya penting bagi pemain maupun pendukung. “Persiapan ini sangat menarik. Prosesnya sedang berjalan dan sekarang saatnya memahami tantangan yang ada,” ujarnya.
FIFA Series dirancang FIFA untuk memberi kesempatan negara-negara dari konfederasi berbeda yang jarang bertemu agar bisa saling beruji coba di luar turnamen resmi seperti Piala Dunia. Ajang ini sekaligus menjadi ujian awal bagi Herdman dalam meracik strategi bersama skuad Garuda.
Pilihan Editor: Perubahan Filosofi Chelsea dalam Penunjukan Pelatih
