
PELATIH Persib Bandung Bojan Hodak menilai wajar laga klasik melawan Persija Jakarta hanya menghasilkan satu gol. Menurut dia, pertandingan panas seperti El Clasico Indonesia memang kerap berjalan ketat dan minim peluang, seperti yang terjadi pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Ahad, 11 Januari 2026.
“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, pertandingan seperti ini tidak akan banyak terjadi gol,” kata Hodak dalam konferensi pers seusai laga.
Pelatih asal Kroasia itu mengakui Persib tidak banyak menciptakan peluang sepanjang pertandingan. Namun, ia menilai kondisi serupa juga dialami Persija. “Kami punya peluang, tapi tidak banyak. Ini seperti pertandingan final bagi kedua tim,” ujarnya. “Saya senang karena pemain bisa mencetak gol dan memenangkan laga.”
Satu-satunya gol Persib dicetak Beckham Putra pada menit kelima. Gol berawal dari umpan Berguinho dari sisi kanan yang gagal diantisipasi bek Persija, Bruno Nunes Turabao. Beckham kemudian melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Persija, Carlos Eduardo.
Kemenangan ini mengukuhkan Persib Bandung sebagai juara paruh musim Super League 2025/2026 dengan koleksi 38 poin. Maung Bandung mencatatkan 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan sepanjang putaran pertama.
Meski memimpin klasemen Super League, Hodak menegaskan timnya belum layak berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa kompetisi masih panjang dan penentuan juara baru akan terjadi pada akhir musim. “Ini baru setengah musim. Kita baru akan tahu siapa juara di bulan Mei,” kata Hodak.
“Setelah ini masih banyak pertandingan penting yang harus kami jalani, apalagi Persib juga akan memainkan lebih banyak laga dibanding tim lain,” ucap dia menambahkan.
Pilihan Editor: Peta Persaingan Tengah Musim Super League
Pilihan Editor: Taktik John Herdman Mendongrak Prestasi Timnas Indonesia
