
Maestro mode Italia, Valentino Garavani, yang dikenal sebagai salah satu desainer paling berpengaruh di abad ke-20, meninggal pada usia 93 tahun, Senin, 19 Januari 2026. Kabar duka ini diumumkan yayasan miliknya, Fondazione Valentino Garavani e Giancarlo Giammetti melalui unggahan di akun Instagram resmi, yang menyatakan bahwa Valentino wafat dengan damai di rumahnya di Roma, dikelilingi orang-orang terkasihnya. Kabar duka tersebut memicu gelombang penghormatan dari dunia mode internasional.
Pilihan Editor: Brooklyn Beckham Tolak Rekonsiliasi dengan Ayah Ibunya
Perjalanan Panjang Valentino Garavani
Dilansir dari Entertainment Weekly dan Daily Mail, Valentino bukan hanya pendiri rumah mode Valentino yang ikonik pada 1960, tetapi juga figur berpengaruh dalam sejarah mode internasional. Rumah mode yang ia mulai di Roma cepat meraih perhatian dunia, terutama setelah Jacqueline Kennedy Onassis, mantan ibu negara Amerika Serikat mengenakan karya Valentino dalam berbagai kesempatan penting sepanjang dekade 1960-an.
Koleksinya yang dikenal lewat “Valentino red”, nuansa merah khas yang kemudian menjadi simbol kemewahan dan keanggunan. Koleksi ini menjadi simbol estetika yang tak lekang oleh zaman.
Menurut Daily Mail, gaun-gaun karyanya kerap tampil di karpet merah, acara kenegaraan, hingga perayaan eksklusif, memperkuat posisinya sebagai perancang busana pilihan kalangan elite seperti Kim Kardashian, Victoria Beckham, Elizabeth Taylor, hingga Puteri Diana. Gaya klasik, kesan anggun, dan perhatian yang sangat mendetail menjadikan karyanya ikonik dan bertahan lintas generasi.
Kesuksesan tersebut tidak diraih dengan mudah. Valentino tertarik dengan dunia mode sejak kecil. Pada usia 17 tahun ia pindah ke Paris untuk belajar di École des Beaux-Arts dan Chambre Syndicale de la Couture Parisienne yang tersohor.
Sepanjang 1950-an, Valentino magang di berbagai rumah mode Paris, sebelum kembali ke Roma untuk meluncurkan mereknya sendiri bersama mitra bisnis dan kekasihnya, Giancarlo Giammetti pada 1960 yang kemudian berkembang dengan cepat. Valentino secara resmi pensiun dari dunia mode pada 2008, dan menjual merek tersebut pada 1998 dengan harga fantastis.
Warisan Abadi Sang Maestro
Dilansir dari Entertainment Weekly, sebelum pensiun dari dunia mode pada 2008, kreativitas Valentino tercatat tak hanya dalam koleksi busana tetapi juga sempat muncul dalam film dokumenter tentang perjalanan kariernya, berjudul Valentino: The Last Emperor. Nama Valentino semakin terkenal tidak saja di dunia mode, setelah muncul cameo sebagai dirinya sendiri dalam film The Devil Wears Prada (2006). Di film ini, ia tampil bersama Meryl Streep dan Anne Hathaway. Penampilan singkat ini menegaskan statusnya bukan hanya desainer elit, tetapi juga ikon budaya yang mampu menghubungkan dunia mode kelas atas dengan tontonan populer.
Upacara Penghormatan
Masih dari unggahan Fondazione Valentino Garavani e Giancarlo Giammetti di Instagram, mereka juga mengumumkan soal detail upacara penghormatan terhadap sang maestro. “Upacara persemayaman akan diadakan di PM23 di Piazza Mignanelli 23 pada Rabu, 21 Januari dan Kamis, 22 Januari, dari pukul 11.00 hingga 18.00.” Pemakaman dijadwalkan pada 23 Januari di Basilika Santa Maria degli Angeli e dei Martiri, di Piazza della Repubblica 8 di Roma, pada pukul 11 pagi.
IKFINA RAHMAH AULA
Pilihan Editor: The Devil Wears Prada 2 mulai Diproduksi
