Jajanan jadul es gabus belakangan ini kembali mencuri perhatian publik, bukan karena kelezatannya, melainkan akibat sebuah tuduhan tak berdasar. Bermula dari kisah Sudrajat, seorang pedagang es gabus asal Cilodong, Depok, yang mendadak dituding menjual es berbahan spons. Sontak, tuduhan ini memicu kegeraman publik luas, mengingat es gabus memang dikenal memiliki tekstur unik yang berpori dan empuk, mirip spons alami.
Sebagai salah satu jajanan tradisional yang telah ada sejak lama, es gabus memiliki bentuk pipih, berwarna-warni cerah, dan biasa dibungkus plastik. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatannya pun sepenuhnya aman dikonsumsi. Kunci utama dari keunikan tekstur dan rasa es gabus terletak pada penggunaan tepung hunkue sebagai bahan dasarnya yang tak tergantikan.
Tepung hunkue sendiri merupakan jenis tepung istimewa yang terbuat dari sari pati kacang hijau. Bahan ini sangat populer dan banyak digunakan dalam beragam kuliner tradisional Asia Tenggara. Uniknya, tepung hunkue sering dijumpai dalam kemasan silinder yang menyerupai lontong, serta memiliki aroma lembut yang khas, menjadikannya pilihan favorit untuk aneka kudapan manis.
Lalu, mengapa tekstur es gabus bisa begitu mirip spons? Menurut penjelasan resmi dari laman Instagram BPOM Jakarta, tekstur khas es gabus ini terbentuk dari interaksi kompleks antar bahan-bahannya. Ketika tepung hunkue dicampur dengan santan dan dipanaskan, pati di dalamnya akan mengembang secara perlahan, membentuk adonan kental yang liat. Setelah proses pembekuan, struktur pati tersebut mengalami perubahan, menciptakan pori-pori halus yang menjadi ciri khas tekstur empuk seperti gabus atau spons pada jajanan ini.
Ternyata, selain es gabus, masih banyak kuliner tradisional lezat lainnya yang mengandalkan tepung hunkue sebagai bahan utamanya. Sebut saja hidangan populer seperti cendol, kue talam, kue pisang, kue jentik manis, hingga kue mega mendung. Kehadiran tepung hunkue membuktikan bahwa keanekaragaman kuliner Indonesia kaya akan inovasi dari bahan-bahan alami yang teruji kualitasnya.
