
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jakarta dan sekitarnya mengenai potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga malam nanti, Jumat, 5 Desember 2025. Tingkat kelembapan udara di wilayah metropolitan ini berkisar 65-97 persen.
Merujuk prediksi cuaca 24 jam terbaru BMKG, seantero Jabodetabek masih cenderung berawan sepanjang dinihari tadi. Mulai pukul 07.00 WIB hingga tengah hari nanti, ada potensi hujan ringan di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.
Suhu udara di Jakarta dan empat kota satelitnya diprakirakan tak akan kurang atau lebih dari 23-30 derajat Celcius. Suhu di Bogor masih relatif mirip, namun bisa melandai hingga 18 derajat Celcius saat dingin.
Hujan berintensitas ringan kemungkinan mulai mengguyur Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, serta Kabupaten dan Kota Tangerang pada pukul 13.00-19.00 WIB. Adapun hujan yang lebih deras akan mengguyur Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota Tangerang Selatan, Kota Depok, Kota Bekasi, serta seluruh Bogor.
BMKG juga memprediksi curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia akan meningkat selama sepekan ke depan. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan lonjakan curah hujan dipengaruhi dinamika atmosfer berskala global, regional, dan lokal yang tengah aktif. Gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin, dan Madden–Julian Oscillation (MJO) masih berkontribusi memperkuat pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
“Bibit siklon 93W di timur Filipina turut memberi dampak tidak langsung pada peningkatan hujan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara,” kata Guswanto dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Desember 2025.
Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani juga mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipasi sederhana. “Tetap waspada saat berkendara, dan pastikan aliran air di lingkungan tidak tersumbat. Sikap waspada tanpa panik sangat membantu,” tuturnya.
Pilihan Editor: Jenis Bunga Rafflesia yang Sangat Langka Bermekaran di Bengkulu
