
PELATIH tim nasional Indonesia John Herdman mengungkapkan bahwa ia telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain inti tim Garuda sejak tiga pekan lalu, jauh sebelum perkenalan resminya sebagai pelatih kepala. Herdman resmi ditunjuk PSSI pada Sabtu lalu, 10 Januari 2026, tetapi pendekatan awal kepada pemain sudah ia lakukan sejak momen Natal.
Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu mengatakan komunikasi tersebut bukan untuk membahas target ambisius, melainkan membangun relasi personal dengan para pemain. Herdman menghubungi kapten tim Jay Idzes serta sejumlah pemain senior untuk menyapa dan memperkenalkan diri.
“Selama Natal saya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada banyak dari mereka bersama keluarga masing-masing. Tapi saya juga sudah berbicara dengan sekelompok inti pemain. Percakapan panjang dengan kapten dan beberapa pemain senior,” ujar Herdman seusai jumpa pers perkenalannya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.
“Bukan untuk langsung membahas Piala Dunia, tetapi untuk mengenal mereka sebagai manusia dan memperkenalkan diri saya,” kata dia menambahkan.
Tahap berikutnya, Herdman berencana menggelar serangkaian pertemuan virtual dengan para pemain dalam dua pekan ke depan. Fokusnya adalah mendengar langsung pandangan pemain mengenai perjalanan timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 yang terhenti di putaran keempat pada Oktober tahun lalu, setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak.
Indonesia memulai kualifikasi Piala Dunia 2026 sejak Oktober 2023 di bawah asuhan Shin Tae-yong, melaju hingga putaran ketiga, sebelum akhirnya tersingkir pada fase keempat saat ditangani Patrick Kluivert. Herdman ingin memahami perjalanan itu dari sudut pandang para pemain.
“Dalam dua minggu ke depan saya akan melakukan konferensi video dengan para pemain inti tim untuk memahami kampanye kualifikasi Piala Dunia, mendengar sudut pandang mereka, memahami motivasi mereka, mengapa mereka bermain untuk Indonesia dan apa yang mereka inginkan dari perjalanan ini,” ujar Herdman, yang dikenal sebagai pelatih yang membawa Kanada kembali ke Piala Dunia setelah 36 tahun absen.
Setelah fase komunikasi melalui daring, Herdman dijadwalkan terbang ke Eropa pada akhir Januari hingga awal Februari untuk memantau langsung para pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri. Ia ingin melihat lingkungan latihan mereka sekaligus membuka peluang mencari pemain lain yang siap memperkuat timnas.
Sejumlah pemain timnas Indonesia saat ini merumput di Eropa, di antaranya Jay Idzes (Sassuolo) dan Emil Audero (Cremonese) di Italia; Kevin Diks (Borussia Moenchengladbach) di Jerman; Calvin Verdonk (Lille) di Prancis; Ole Romeny (Oxford United) di Inggris; Ragnar Oratmangoen (Dender) dan Joey Pelupessy (Lommel) di Belgia; serta Justin Hubner (Fortuna Sittard) dan Dean James (Go Ahead Eagles) di Belanda. “Ini akan menjadi periode yang sangat sibuk. Pada tahap ini, mendengarkan pemain dan memahami perspektif mereka adalah hal yang paling penting,” kata Herdman.
Penunjukan Herdman disambut positif para pemain. Jay Idzes mengajak pelatih barunya itu untuk menciptakan sejarah bersama tim nasional Indonesia. “Selamat datang di keluarga kami. Mari kita membuat sejarah bersama-sama,” tulis bek Sassuolo itu melalui akun Instagram resmi timnas Indonesia, seperti dikutip dari Antara.
Kevin Diks juga menyampaikan antusiasmenya. Pemain Borussia Moenchengladbach yang telah mencetak tiga gol di Liga Jerman musim ini itu berharap tim Garuda mampu meraih pencapaian besar bersama Herdman. “Mari kita capai hal-hal besar dan menciptakan banyak kenangan hebat bersama,” ujarnya.
Dari Amerika Serikat, kiper Maarten Paes menyatakan tak sabar bertemu Herdman pada Maret 2026, saat Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Series. Turnamen tersebut akan menjadi debut resmi Herdman bersama timnas Indonesia, sebelum menghadapi agenda FIFA Match Day, ASEAN Championship, dan Piala Asia 2027.
Dukungan juga datang dari pemain-pemain Liga 1. Egy Maulana Vikri, Beckham Putra, dan Rizky Ridho menyampaikan doa agar Herdman sukses di Indonesia, sebagaimana keberhasilannya membawa Kanada kembali ke panggung Piala Dunia.
Ihsan Reliubun berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan Editor: Taktik John Herdman Mendongrak Prestasi Timnas Indonesia
