Kebakaran warung di Kalibata berlangsung hingga Jumat dini hari

PERISTIWA kebakaran melanda area seberang kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Insiden tersebut terjadi pada Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Advertisements

Kobaran api mula-mula terlihat di sekitar lokasi tersebut pada malam hari. Kebakaran diduga dipicu oleh aksi kerusuhan di mana puluhan massa kemudian membakar tenda dan warung pedagang.

Kebakaran diketahui sempat mereda, namun kembali meletup pada tengah malam. “Waktu terima berita (kebakaran) pukul 23.20 WIB,” bunyi rilis Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta (Gulkarmat Jakarta) pada Jumat, 12 Desember 2025.

Kerusuhan yang masih terjadi di lokasi tersebut sempat menyulitkan petugas untuk mencapai titik api. “Kita berkoordinasi dahulu dengan pihak TNI-Polri untuk pengawalan menuju ke tempat kejadian karena situasi sedang tidak kondusif,” kata petugas Command Center Gulkarmat Jakarta.

Advertisements

Delapan unit mobil pemadam kebakaran beserta 49 personel baru tiba di lokasi sekitar setengah jam kemudian. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam hingga api telah dipastikan betul-betul padam.

Petugas mengkonfirmasi bahwa insiden kebakaran tersebut dipicu oleh kerusuhan massa yang diwarnai aksi pembakaran. “Diduga dari pembakaran oleh bentrokan antar massa,” tuli petugas Command Center Gulkarmat Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Budhi Hermanto sebelumnya juga telah mengonfirmasi ihwal insiden tersebut. “Iya benar (kerusuhan),” kata Budhi ketika dikonfirmasi oleh Tempo lewat pesan singkat.

Budhi menyatakan, aparat kepolisian masih terus mendalami ihwal kronologi dan penyebab pasti kerusuhan tersebut. “Didalami Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan,” ucap Budhi.

Kerusuhan yang berujung pada aksi pembakaran ini diduga dipicu oleh aksi penganiayaan yang terjadi pada sore harinya. Ketika itu seorang debt collector atau mata elang tewas dianiaya.

Kapolsek Pancoran, Komisaris Mansur mengatakan, dua orang debt collector dikeroyok saat menagih utang. “Mata elang dipukulin. Akhirnya dibawa ke pinggir. Ya, sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup,” ucap Mansur dilansir dari Antara.

Pilihan Editor: Jika Standar Keselamatan Gedung Bertingkat Diabaikan

Advertisements