Kemenangan dramatis Persita Tangerang di kandang Arema FC

PERSITA Tangerang menang dramatis atas tim tuan rumah Arema FC dalam laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa, 30 Desember 2025. Gol Aleksa Andrejic pada menit ke-90, membawa timnya meraih tiga poin meski bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-69.

Advertisements

Pelatih Persita, Carlos Pena, memuji daya juang pemain-pemainnya saat menghadapi Arema. “Saya mengapresiasi dan bangga kepada pemain karena sudah berjuang mendapatkan tiga poin di sini,” ujarnya dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Kanjuruhan, seperti dikutip dari Antara.

Bermain di hadapan pendukungnya, Arema mengancam gawang Persita pada menit ke-27. Arkhan Fikri melepaskan tembakan tepat sasaran. Namun, upaya Arkhan digagalkan kiper Igor Rodrigues.

Tim berjuluk Singo Edan kembali mendapatkan peluang pada menit ke-38 melalui Jayus Hariono tetapi belum tepat sasaran. Berikutnya, Dedik Setiawan juga gagal memanfaatkan peluang pada menit ke-45.

Advertisements

Pada tambahan waktu, Persita nyaris mencetak gol melalui Eber Bessa. Akan tetapi, penyelesaiannya masih melebar. Karena itu, kedudukan tidak berubah. Skor 0-0 menjadi hasil akhir babak pertama.

Persita mengancam gawang Arema pada menit keempat babak kedua. Peluang dimiliki Javlon Guseynov, tetapi sepakannya masih melambung di atas gawang. Berikutnya, Hokky Caraka mempunyai kesempatan mencetak gol pada menit ke-63. Dia telah berhadapan dengan penjaga gawang Lucas Frigeri, tetapi gagal menyarangkan bole ka gawang tim tuan rumah.

Pada menit ke-69, Persita harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Andrean Rincorindo mendapatkan kartu merah karena melakukan pelanggaran terhadap Dedik Setiawan. Wasit semula memberinya kartu kuning tetapi membatalkan itu dan menggantinya dengan kartu merah.

Meski kalah jumlah pemain, Persita berusaha memberikan tekanan. Di satu sisi, pemain Arema sulit mencetak gol meski mampu menciptakan sejumlah peluang. Hal itu terjadi karena barisan pertahanan tim asuhan Carlos Pena tapil solid. Kiper Igor Rodrigues juga berulang kali mampu menggagalkan upaya pemain Arema mencetak gol, salah satunya tembakan lob Iksan Lestaluhu pada menit ke-88.

Saat Arema meningkatkan intensitas serangannya, Persita mampu melancarkan serangan balik setelah berhasil mencuri bola dari pemain lawan yang sedang menekan. Andrejic menuntaskan umpan terobosan Royco Rodriguez dengan melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang. Frigeri sempat menyentuh bola, tetapi tak bisa menghalaunya dan gol terjadi.

Pelatih asal Spanyol ini mengungkapkan timnya dalam kondisi yang tidak menguntungkan ketika bertandang ke Arema. Mereka tidak bisa memainkan gelandang Pablo Ganet lantaran memperkuat timnas Guineea Khatulistiwa dalam Piala Afrika 2025.

Di tengah pertandingan, mereka kehilangan Mario Jardel yang ditarik keluar karena cedera. Kemudian, memasuki 20 menit terakhir laga dalam waktu normal, Andrea Rindorindo mendapatkan kartu merah. Dengan sepuluh pemain, kata Pena, pasukannya harus bekerja lebih keras dalam meredam serangan tim tuan rumah.

Dalam situasi krusial itu, Andrejic menjadi pahlawan yang membawa kemenangan timnya. “Ketika kami bermain dengan 10 pemain, Arema menerapkan garis pertahanan tinggi dan kami berhasil memaksimalkan itu,” ujar mantan pelatih Persija Jakarta itu.

Kemenangan di kandang Arema itu membuat Persita Tangerang naik ke peringkat kelima klasemen sementara Super League dengan 25 poin, menggeser PSIM Yogyakarta dan Persebaya Surabaya yang sebelumnya di atasnya.

Sementara itu, tim Singo Edan berada di urutan ke-11 dengan 18 poin setelah lima laga terakhir tanpa kemenangan dan hanya bisa memetik tiga poin dari tiga kali imbang.

Pilihan Editor: Tomas Trucha Punya Misi Bawa PSM Makassar Finis 5 Besar

Advertisements