
KLUB Manchester United berhasul mengalahkan rival sekotanya, Manchester City, dengan skor 2-0 dalam pertandingan Liga Inggris pekan ke-22 di Old Trafford, Sabtu, 17 Januari 2025. Kemenangan dalam Derby Manchester ke-198 ini dipastikan oleh gol Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu.
Man United tampail dominan dalam laga ini. Tiga gol mereka tidak dianulir karena offside. Beberapa tembakan Setan Merah juga membentur tiang.
Apa makna kemenangan ini? Simak di bawah ini, seperti dirangkum dari Premier League dan ESPN:
Debut Impian Michael Carrick
Michael Carrick tampil dalam laga perdananya sebagai pelatih interim atau sementara setelah menggantukan Ruben Amorim. Mantan gelandang Manchester United melakukan awal sempurna.
Carrick melakukan lima pergantian pemain sejak awal, termasuk memasukkan Kobbie Mainoo yang pulih dari cedera ke jajaran starter tim. Perubahan strategisnya membuat tim tampil enerjik dan terorganisir, terutama dalam skema pressing tinggi yang efektif menghambat alur serangan City.
MU bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik yang teratur, memaksimalkan kelemahan di lini belakang City. “Para pemain bermain sangat baik dan mampu mengendalikan emosi mereka. Saya merasa mereka benar-benar ingin tampil bagus. Menampilkan pertunjukan seperti itu hari ini, itu adalah hari yang istimewa. Rasanya menyenangkan,” ujar Carrick seusai laga.
Momentum Kebangkitan United
Kemenangan ini menjadi titik balik krusial bagi United yang sebelumnya gagal meraih poin maksimal dalam tiga laga Liga Inggris beruntun. Hasil ini sekaligus membalas kekalahan telak 0-3 dari City di paruh pertama musim.
Tiga poin perdana di tahun 2026 ini dinilai mampu mengangkat moral skuad yang sempat lesu. Gol pertama lahir dari transisi cepat yang dimulai dari lini tengah, menunjukkan efektivitas taktis United. Kembalinya Mainoo sebagai poros serangan turut menjadi sorotan, menunjukkan potensi regenerasi yang selama ini diimpikan penggemar.
Pukulan Telak bagi Perburuan Gelar City
Bagi Manchester City, kekalahan ini adalah pukulan berat bagi ambisi mempertahankan gelar juara. Hasil ini mengakhiri rekor 13 pertandingan tanpa kalah di semua kompetisi sejak November 2025. Lebih mengkhawatirkan, City gagal menang dalam empat laga terakhir, termasuk hasil imbang melawan klub papan bawah.
Kegagalan meraih poin di Old Trafford memperlebar jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, yang kini unggul tujuh angka. Pelatih Pep Guardiola mengakui keunggulan lawan. “Ketika sebuah tim lebih baik, kita harus menerimanya. Mereka memiliki energi yang tidak kita miliki, jadi selamat.”
Posisi Klasemen Kian Sengit
Dengan kemenangan ini, Manchester United naik ke posisi kelima klasemen dengan 35 poin, hanya terpaut satu angka dari Liverpool di peringkat keempat usai The Reds ditahan Burnley 1-1. Sementara itu, Manchester City tetap di posisi kedua dengan 43 poin, tetapi tertinggal jauh dari Arsenal yang memimpin dengan 50 poin meski gagal menang atas Nottingham Forest.
Pilihan Editor: Sampai Kapan Manchester United Gonta-ganti Pelatih
