
TERKENAL dengan julukan Kota Seribu Menara, Praha menarik wisatawan berkat arsitektur abad pertengahan dan sejarah budayanya. Ibu kota Ceko ini memiliki banyak arsitektur bergaya Gotik, Barok, dan Renaisans yang masih terawat dan telah terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO.
Kota ini menjadi pembicaraan di TikTok. Bukan karena bangunan bersejarahnya, melainkan menara bukunya yang dinamai Idiom atau Column of Knowledge. Menara buku yang berada di Municipal Library of Praha ini dibangun dari 8.000 buku. Dibuat seniman Slovakia Matej Kren, menara ini berbentuk silindris dengan pintu masuk berbentuk tetesan air mata dan cermin di setiap ujungnya sehingga menciptakan kesan terowongan tanpa ujung atau tak terhingga.
Pilihan Editor: Seribu Buddha di Luang Prabang
Instalasi ini melambangkan pengetahuan yang tak terhingga. Pengunjung dapat merasakan hal ini jika melihat ke dalam melalui lubang khusus di kolom yang terbuat dari buku-buku bersampul keras.
Dibuat pada 1998
Dilansir dari laman resmi perpustakaan, instalasi ini telah dipasang di lobi Perpustakaan Pusat di Mariánské námstí (Lapangan Maria) sejak 1998, tiga tahun setelah perpustakaan direnovasi. Sejak didirikan, menara buku ini telah menjadi bagian integral dari aula Perpustakaan Pusat, menarik perhatian wisatawan dan penduduk setempat. Bahkan, menara ini telah masuk dalam panduan Lonely Planet dan telah direproduksi di sampul majalah Science.
Pilihan Editor: Asin-Manis Garam dari Desa Wisata Buleleng
Karena popularitasnya, menara buku ini sangat diminati wisatawan. Laman perpustakaan menyebutkan bahwa selama musim wisata (Natal, Paskah, liburan musim panas) antrean dapat memakan waktu dua jam. Sementara di musim sepi antrean sekitar tiga puluh menit. Orang-orang menunggu untuk berfoto dengan patung dan melihat ke dalam sehingga memakan waktu cukup lama. Banyak wisatawan yang hanya berhenti untuk melihat menara buku, setelah itu pergi tanpa memasuki perpustakaan.
Menara buku ini dibuka setiap hari dari pukul 9.00 hingga 19.30, kecuali Senin dimulai dari pukul 13.00 serta Sabtu dan Ahad buka dari pukul 10.00 hingga 17.30.
Pilihan Editor: Semalam di Tembilahan
