OTT Madiun naik ke penyidikan, 9 orang diperiksa intensif

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Madiun telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. KPK melakukan operasi tangkap tangan pada Senin malam dan membawa sembilan orang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Salah satu yang ditangkap adalah Wali Kota Madiun Maidi.

Advertisements

“Dalam peristiwa tertangkap tangan para terduga pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Kota Madiun, sejumlah sembilan orang kemudian dibawa ke Jakarta untuk dilanjutkan pemeriksaannya secara intensif di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa, 20 Januari 2026.

Penyidik KPK telah menggelar ekspose perkara dan memutuskan menaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Penyidik juga menetapkan status hukum terhadap pihak-pihak yang terjaring dalam OTT.

Penyidik KPK masih memeriksa orang-orang yang ditangkap. Lembaga antirasuah itu menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut, termasuk identitas para tersangka dan konstruksi perkara, setelah pemeriksaan awal rampung.

Advertisements

Dalam operasi tangkap tangan di wilayah Madiun, penyidik KPK meringkus 15 orang. Dari total 15 orang yang ditangkap, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, termasuk Maidi.

Dalam operasi tersebut, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Namun, KPK belum mengungkapkan jumlah pasti uang yang disita maupun identitas lengkap pihak-pihak lain yang terjaring.

Menurut Budi, OTT tersebut diduga berkaitan dengan praktik korupsi berupa penerimaan fee proyek serta pengelolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) di wilayah Kota Madiun.

Pilihan Editor: Selain di Madiun, Hari Ini KPK juga Gelar OTT di Pati

Advertisements