Melangkah menjelajahi keindahan musim dingin memang memukau, namun juga menuntut persiapan yang sangat matang, terutama dalam hal barang bawaan. Dari jaket tebal hingga penutup telinga, semua termasuk dalam daftar dasar yang wajib mengisi koper Anda. Namun, ada beberapa perlengkapan musim dingin lain yang tak boleh terlewatkan untuk menghadapi cuaca ekstrem atau kondisi tak terduga.
Menurut Abhivan Chandel, seorang fotografer dan penulis yang akrab dengan dinginnya pegunungan utara India, item paling vital dalam perlengkapan musim dinginnya adalah pakaian thermal. Pakaian ini dirancang khusus untuk menjaga tubuh tetap hangat dan kering. “Jika Anda memiliki pakaian thermal yang bagus, maka setengah pekerjaan sudah selesai,” ungkap Chandel kepada Travel and Leisure Asia.
Selain pakaian thermal, Chandel juga menekankan pentingnya jaket bulu angsa yang tidak hanya menghangatkan tetapi juga mampu menyerap keringat. Untuk menghadapi suhu ekstrem yang mencapai minus atau destinasi dataran tinggi, heat pack atau kantong gel penghangat instan selalu menjadi andalan darurat. “Saya selalu menyimpan heat pack instan untuk keadaan darurat,” tambahnya.
Sementara itu, Kuntal A Joisher, pendaki vegan pertama yang berhasil menaklukkan Gunung Everest, mengungkapkan rahasia vitalnya dalam menghadapi suhu rendah: teknik layering atau penggunaan pakaian berlapis secara strategis. Ia menerapkan empat lapis pakaian. Lapisan pertama adalah lapisan dasar yang berfungsi menyerap kelembapan sekaligus memberikan kehangatan dan kenyamanan. Lapisan kedua berupa jaket pelindung angin untuk melawan embusan kencang.
Untuk perjalanan ekstrem seperti trekking, Joisher menyarankan penambahan lapisan isolasi tengah yang dapat digantikan dengan jaket fleece atau puffer. “Kemudian, ada lapisan insulasi tebal yang bisa dilengkapi dengan parka sintetis,” jelasnya.
Pemilihan alas kaki yang tepat merupakan aspek krusial lainnya, terutama saat berada di dataran tinggi. Suhu dingin ekstrem seringkali menyebabkan jari-jari kaki membengkak. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak menggunakan sepatu yang terlalu ketat atau kaus kaki yang terlalu tebal. “Jika ukurannya tidak pas, Anda mungkin akan mengalami penyempitan dan aliran darah yang terbatas di ujung jari kaki, yang dapat menyebabkan masalah serius,” ujar Joisher, yang juga seorang ahli gizi dan pelatih kebugaran.
Jangan meremehkan kekuatan aksesori kecil yang justru memiliki dampak besar dalam menjaga kehangatan dan kenyamanan Anda. Tutupi kepala dengan beanie hangat yang tepat, karena sebagian besar panas tubuh dapat hilang melalui kepala. Untuk melindungi tangan dari risiko radang dingin, gunakan sarung tangan berlapis dasar, yaitu lapisan dasar pada tangan diikuti dengan sarung tangan luar di atasnya.
Untuk perjalanan musim dingin yang lebih kasual, syal dan sarung tangan wol mewah yang modis bisa menjadi pilihan. Tak lupa, bawalah kacamata hitam pelindung UV untuk melawan angin kencang dan silau sinar matahari.
Aspek perawatan kulit juga tak bisa dikesampingkan dalam perjalanan musim dingin, karena cuaca dingin dapat menyebabkan kulit kering, mengelupas, dan pecah-pecah. Pastikan tas perawatan kulit Anda terisi dengan tabir surya SPF PA++++, pelembap, pelembap bibir ber-SPF, dan krim tangan. Selalu bawa air panas untuk menjaga tenggorokan tetap hangat, kompres panas, serta kotak P3K lengkap dengan obat-obatan esensial.
Mengingat sifat jaket musim dingin, sweter, pakaian thermal, dan jaket wol yang cenderung tebal dan mengembang, penggunaan kantong kompresi adalah solusi cerdas. Alat ini dapat mengurangi volume pakaian secara signifikan, sehingga menghemat ruang maksimal di dalam koper dan memudahkan proses pengepakan serta pembongkaran barang bawaan Anda.
Putri Az zahra Suherman berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Ringkasan
Persiapan liburan musim dingin membutuhkan perhatian khusus pada pakaian dan perlengkapan. Pakaian thermal sangat vital untuk menjaga tubuh tetap hangat dan kering, serta jaket bulu angsa atau heat pack untuk kondisi ekstrem. Untuk menghadapi suhu sangat rendah, teknik layering dengan empat lapis pakaian sangat disarankan, dimulai dari lapisan dasar hingga insulasi tebal. Pemilihan alas kaki yang tepat juga krusial, hindari sepatu ketat untuk mencegah pembengkakan dan masalah aliran darah.
Aksesori seperti beanie, sarung tangan berlapis, dan kacamata hitam pelindung UV memiliki dampak besar dalam menjaga kenyamanan dan kehangatan. Perawatan kulit juga penting, bawalah tabir surya, pelembap, dan lip balm untuk mengatasi cuaca dingin yang dapat mengeringkan kulit. Untuk efisiensi pengepakan, kantong kompresi direkomendasikan guna mengurangi volume pakaian tebal dan menghemat ruang maksimal di koper.
