Kabar mengejutkan datang dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang telah mengkonfirmasi pemanggilan Reza Arap. Sosok publik figur ini akan dimintai klarifikasi terkait kematian tragis sang kekasih, Lula Lahfah, yang ditemukan tak bernyawa di salah satu apartemen di Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari. Dugaan kuat mengemuka bahwa Reza Arap berada di lokasi kejadian saat insiden nahas tersebut berlangsung.
Konfirmasi mengenai pemanggilan Reza Arap disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, di kantornya pada Senin, 26 Januari. “Sampai saat ini dugaan untuk pacarnya ada dari keterangan bahwa ada di TKP,” ujar Iskandarsyah, menjelaskan dasar pemanggilan tersebut. Keberadaan Arap di tempat kejadian perkara (TKP) menjadi poin krusial dalam rangkaian proses penyelidikan kasus ini.
Di tengah penyelidikan yang sedang berjalan, pihak kepolisian justru menyampaikan apresiasi terhadap sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh Reza Arap. Iskandarsyah menyoroti komunikasi yang baik antara Arap dengan para penyidik, serta kesiapannya untuk hadir dan memberikan keterangan secara langsung kepada pihak berwajib.
“Oleh karena itu, jadi kami tetap melakukan klarifikasi dan saudara RA ini, pacarnya, kooperatif dan akan hadir pada pemeriksaan atau klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan,” terang Iskandarsyah. Menanggapi berbagai spekulasi yang santer beredar di masyarakat, mulai dari isu narkoba hingga keterlibatan rekan-rekan Lula di sekelilingnya, Iskandarsyah mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menghormati proses hukum serta privasi keluarga. “Saat ini kami menghormati saudari LL ya. Di sini beliau juga masih duka di sini. Jadi saya rasa kita tetap kembali kepada tempat kejadian perkara,” tambahnya, menekankan pentingnya fokus pada fakta-fakta yang ditemukan di TKP.
Guna menguak penyebab pasti kematian Lula Lahfah, kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Rekaman CCTV menjadi salah satu bukti kunci yang berhasil disita. Namun, detail mengenai barang bukti lain masih dirahasiakan karena saat ini sedang dalam proses pengujian intensif di Laboratorium Forensik.
AKBP Iskandarsyah menjelaskan bahwa hasil uji labfor ini sangat krusial untuk menentukan langkah penyelidikan selanjutnya. “Ada beberapa barang bukti yang nanti kami akan siapkan press conference yang lebih lanjut terkait barang bukti tersebut. Karena barang bukti tersebut harus kita laksanakan uji labfor,” katanya. Adapun status kasus ini masih berada dalam tahap penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana atau murni disebabkan oleh gangguan kesehatan yang diderita oleh korban. “Sampai saat ini kami masih mendalami. Dalam proses penyelidikan ini kita memastikan apakah ada peristiwa pidana. Itulah namanya penyelidikan di sini,” pungkas Iskandarsyah.
Lula Lahfah ditemukan tak bernyawa di kamar sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat malam, 23 Januari. Penemuan tragis ini bermula ketika asisten rumah tangga (ART) korban merasakan kejanggalan, lantaran Lula tidak merespons sejak pagi hingga petang.
Kecurigaan ART tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan apartemen. Setelah itu, pintu kamar Lula yang terkunci terpaksa dibuka paksa oleh teknisi apartemen sekitar pukul 17.50 WIB. Saat itulah, Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Berdasarkan pendalaman sementara, polisi menemukan adanya riwayat penyakit serius pada diri Lula Lahfah. Sejauh ini, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak kepolisian terus melanjutkan penyelidikan guna mengungkap seluruh fakta seputar kematian Lula.
Jenazah Lula Lahfah telah dimakamkan pada Sabtu, 24 Januari, di TPU Rawa Terate, mengakhiri perjalanan hidup seorang individu yang kini menjadi sorotan publik akibat kasus kematiannya yang masih menyisakan misteri.
Ringkasan
Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan memanggil Reza Arap untuk klarifikasi terkait kematian kekasihnya, Lula Lahfah, yang ditemukan tak bernyawa di sebuah apartemen pada 23 Januari. Dugaan kuat menunjukkan Reza Arap berada di lokasi kejadian saat insiden tersebut. Polisi mengapresiasi sikap kooperatif Reza Arap serta kesiapannya untuk hadir memberikan keterangan.
Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian dan apakah terdapat unsur pidana. Sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV, telah diamankan dan sedang diuji di Laboratorium Forensik. Polisi menemukan riwayat penyakit serius pada Lula Lahfah, sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
