Putin ingin cairkan aset di AS untuk danai dewan perdamaian

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin, pada Kamis, 22 Januari 2026, telah menyampaikan kepada pemimpin Palestina Mahmoud Abbas bahwa Rusia bersedia mencairkan aset senilai US$1 miliar yang dibekukan di Amerika Serikat. Dana ini diusulkan sebagai kontribusi Rusia dalam Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif yang dibentuk oleh Presiden Donald Trump untuk mendukung rakyat Palestina. Laporan penting ini disampaikan oleh kantor berita negara TASS, yang mengutip Al Arabiya.

Advertisements

Lebih lanjut, Putin menjelaskan bahwa gagasan pemanfaatan aset Rusia yang dibekukan tersebut untuk Dewan Perdamaian telah dibahas secara ekstensif dengan pihak Amerika Serikat di kesempatan sebelumnya, demikian menurut laporan kantor berita Rusia Interfax. “Kami siap mengalokasikan 1 miliar dolar AS untuk struktur baru ini,” tegas Putin, merujuk pada Dewan Perdamaian. Ia menambahkan bahwa dana tersebut “pertama dan terutama untuk mendukung rakyat Palestina dan mengarahkan dana ini untuk rekonstruksi Jalur Gaza dan, secara umum, untuk penyelesaian masalah-masalah Palestina.”

Dalam pernyataannya, Putin juga menekankan bahwa pendekatan Rusia terhadap isu Palestina dan penyelesaian konflik di Timur Tengah bersifat berprinsip dan bukan oportunistik. Pembentukan Dewan Perdamaian sendiri telah diumumkan oleh Gedung Putih pada pekan sebelumnya, dan puluhan negara telah menerima undangan untuk bergabung. Keanggotaan permanen dalam dewan ini dilaporkan mensyaratkan pembayaran sebesar US$1 miliar.

Sementara itu, kabar mengenai Dewan Perdamaian ini juga menjangkau Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi awal pekan ini bahwa ia turut diundang untuk bergabung, namun mempertanyakan kemungkinan partisipasi Ukraina bersama Rusia dan Belarus. Secara terpisah, Witkoff, dalam sebuah acara yang membahas Ukraina di Davos pada hari yang sama, menyatakan adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan perdamaian antara Rusia dan Ukraina, dengan negosiasi yang kini hanya menyisakan satu isu krusial.

Ringkasan

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan kesediaannya untuk mencairkan aset senilai US$1 miliar yang dibekukan di Amerika Serikat. Dana tersebut diusulkan sebagai kontribusi Rusia dalam Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif dari Presiden Donald Trump untuk mendukung rakyat Palestina. Putin menegaskan bahwa dana ini, yang telah dibahas dengan pihak AS, akan dialokasikan untuk mendukung rakyat Palestina, rekonstruksi Jalur Gaza, dan penyelesaian masalah-masalah Palestina secara umum.

Dewan Perdamaian sendiri telah diumumkan Gedung Putih, dengan keanggotaan permanen yang mensyaratkan pembayaran US$1 miliar. Putin menekankan bahwa pendekatan Rusia terhadap isu Palestina bersifat berprinsip. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga diundang, namun mempertanyakan partisipasi negaranya bersama Rusia. Selain itu, dilaporkan adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan perdamaian antara Rusia dan Ukraina, dengan negosiasi yang kini menyisakan satu isu krusial.

Advertisements