
INTER Milan mengalihkan fokus ke Liga Champions usai meraih kemenangan tandang atas Udinese di kompetisi Liga Italia Serie A. Tim asuhan Cristian Chivu akan menghadapi Arsenal pada matchday ketujuh fase liga Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu, 21 Januari 2026, dengan kick-off pukul 03.00 WIB.
Chivu menilai Arsenal sebagai salah satu tim terkuat di Eropa saat ini. Ia menolak membandingkan kekuatan Arsenal dengan tim-tim dari era berbeda, termasuk Inter pada 2010. “Sepak bola telah berubah secara radikal. Kini lebih fisik dan intens. Tidak adil membandingkan tim dari era yang berbeda,” kata dia, seperti dikutip dari laman resmi klub Inter Milan.
Menurut dia, Arsenal merupakan lawan dengan kualitas tinggi. Klub asal London itu dinilai sangat kompetitif setelah investasi besar dalam beberapa musim terakhir. “Mereka berada di puncak klasemen Liga Champions dan memimpin Liga Inggris. Itu menunjukkan kekuatan mereka,” ujarnya.
Chivu menegaskan laga melawan Arsenal memiliki arti penting dalam upaya Inter mengamankan posisi delapan besar klasemen fase liga dan lolos langsung ke babak 16 besar. “Kami telah bekerja berbulan-bulan agar tim memahami pentingnya setiap pertandingan. Bagi kami, tidak ada laga yang bisa diremehkan,” katanya.
Pelatih asal Rumania itu menekankan Inter harus tampil lebih berani dan determinan dibandingkan laga-laga sebelumnya melawan Atletico Madrid dan Liverpool. “Kami harus menang, menghindari kesalahan, dan siap secara mental,” ucapnya.
Kabar baik datang dari kondisi Lautaro Martínez, yang disebut berlatih penuh dalam sesi latihan. Chivu menjelaskan absennya Lautaro dalam salah satu gim latihan hanyalah langkah pencegahan. Sementara itu, ia menepis anggapan bahwa Marcus Thuram tertekan oleh persaingan internal. “Dia salah satu penyerang terkuat kami, bahkan termasuk sepuluh terbaik di dunia. Rotasi adalah hal normal,” katanya.
Menghadapi kekuatan Arsenal dalam situasi bola mati, terutama dari tendangan sudut, Inter akan tetap mengandalkan sistem penjagaan zonal. “Penjagaan man-to-man bisa menimbulkan masalah melawan mereka. Arsenal sangat berbahaya, tapi mereka juga harus mengkhawatirkan kami,” ujar Chivu.
Ia menambahkan, kunci laga terletak pada kemampuan membaca momen-momen krusial. “Pertandingan penuh perubahan. Kami harus efisien, menunjukkan karakter, dan meminimalkan kesalahan,” katanya.
Dari sisi kondisi pemain, Denzel Dumfries dipastikan absen karena belum pulih, sementara Hakan Çalhanolu juga tidak tersedia. Pemain lainnya dalam kondisi siap tampil.
Chivu juga memberi pujian kepada pelatih Arsenal, Mikel Arteta. “Dia pelatih muda yang ambisius dengan pengalaman hebat. Timnya memiliki identitas yang sangat kuat,” ujarnya. Inter, kata Chivu, berharap kematangan tim dan efektivitas di momen-momen kunci bisa menjadi pembeda saat menjamu Arsenal.
Pilihan Editor: Prediksi Inter Milan vs Arsenal di Liga Champions Malam Ini
