Tentara Suriah klaim hancurkan gudang senjata pasukan SDF di Aleppo

Kekerasan mematikan kembali berkecamuk di Aleppo, Suriah, ketika pertempuran sengit meletus antara tentara Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang mayoritas beranggotakan Kurdi. Insiden tragis ini telah merenggut nyawa sedikitnya 22 orang sepanjang pekan ini, memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Advertisements

Melansir laporan dari Aljazeera yang mengutip kantor berita pemerintah SANA, Kementerian Pertahanan Suriah secara tegas mengklaim telah berhasil menghancurkan sebuah gudang senjata Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Klaim ini muncul di tengah eskalasi konflik yang terus berlanjut di kota strategis Aleppo.

Pernyataan dari Kementerian Pertahanan ini bukan tanpa alasan. Mereka berupaya meluruskan kabar miring yang menuduh serangan tentara pemerintah Suriah telah merusak sebuah rumah sakit di Sheikh Masoud. Dengan klaim penghancuran gudang senjata tersebut, Damaskus seolah ingin menegaskan fokus militernya adalah pada target-target militer SDF.

Lebih lanjut, dalam upaya membangun citra yang bertanggung jawab, Kementerian Pertahanan Suriah juga menekankan bahwa tentara Suriah telah “berulang kali membuka koridor kemanusiaan” bagi penduduk sipil. Mereka bahkan mengklaim telah menerbitkan peta rinci yang mengidentifikasi target-target militer, dengan tujuan “melindungi dan mengamankan warga sipil, bukan sebaliknya.” Pernyataan ini kontras dengan realitas pertempuran yang tak henti-hentinya dan menyoroti kompleksitas situasi di medan perang Suriah.

Advertisements