Terpopuler Nasional: Rehabilitasi Eks Dirut ASDP hingga Profil Holland Taylor

SEJUMLAH berita di kanal nasional Tempo mendapat sorotan pembaca pada Selasa, 25 November 2025. Salah satunya mengenai rehabilitasi hukum dari Presiden Prabowo Subianto untuk eks direktur utama PT ASDP, Ira Puspadewi, yang sebelumnya mendapat vonis penjara.

Advertisements

Selain itu, artikel mengenai profil Charles Holland Taylor, mantan penasihat khusus Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf, juga mendapat perhatian pembaca. Berikut tiga berita paling banyak dibaca di kanal nasional Tempo pada 16 November kemarin:

1. Presiden Prabowo Rehabilitasi Eks-Dirut ASDP dan 2 Koleganya

Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi terhadap tiga terdakwa kasus korupsi kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara (JN) oleh PT ASDP. Mereka adalah mantan Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi; mantan Direktur Komersial dan Pelayanan Muhammad Yusuf Hadi, dan mantan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Harry Muhammad Adhi Caksono.

Advertisements

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersurat ke Presiden Prabowo untuk menyarankan Presiden menggunakan hak rehabilitasi terhadap ketiga terpidana. Usulan tersebut kemudian dibicarakan dalam rapat terbatas presiden dengan jajarannya.

“Bapak Presiden memberikan persetujuan dan Alhamdulillah baru pada sore ini beliau membubuhkan tandatangan dan kami bertiga diminta menyampaikan ke publik,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 25 November 2025. Prasetyo mengatakan surat rehabilitasi dari Presiden akan diproses sesuai peraturan perundangan-undangan.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Ratu Maxima dari Belanda Kunjungi Pabrik Garmen di Sragen

Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti menyambangi pabrik garmen PT Glory Industrial yang berlokasi di Kebayanan Pedakan, Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah. Dalam kunjungan kerja tersebut, kedatangan Ratu Maxima dalam kapasitasnya sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) atau Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Inklusi Keuangan.

Pada kesempatan itu, seperti dilansir Antara, Ratu Maxima mengenakan pakaian berwarna kuning dilengkapi dengan syal bermotif batik. Saat tiba di Bandara Adi Soemarmo, ia disambut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta Respati Ardi dan Astrid Widayani. Saat tiba di Sragen, Ratu Maxima disambut Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan perwakilan perusahaan yang dikunjungi Ratu Maxima di Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Sigit menjelaskan kehadiran Ratu Máxima berfokus untuk melihat praktik health financial activity atau program kesehatan finansial yang dijalankan PT Glory Industrial bagi para karyawannya. “Tadi saya menyambut kedatangan Ratu Belanda dalam kapasitas beliau sebagai utusan khusus Sekjen PBB untuk isu kesehatan keuangan,” ujar Sigit kepada wartawan di Sragen.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Profil Charles Holland Taylor, Penasihat Khusus Gus Yahya yang Dicopot Rais Aam PBNU

Nama Charles Holland Taylor mencuat di tengah konflik internal yang mengguncang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar mencopot Charles Holland Taylor dari jabatannya sebagai penasihat khusus ketua umum PBNU Yahya Cholil Staqus untuk urusan internasional.

Pencopotan Charles tercantum dalam salinan surat edaran tertanggal 22 November 2025. Surat edaran diteken oleh Miftachul Akhyar. Pencabutan mandat tersebut sebagai tindak lanjut hasil keputusan rapat harian yuriyah PBNU pada 20 November 2025. Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf membenarkan surat edaran tersebut. Namun ia tidak mengetahui apa pertimbangan Rais Aam memecat Charles.

Nama Charles Holland Taylor tak asing dalam lingkaran tokoh NU. Dikutip dari situs Bayt ar-Rahmah, Charles Holland Taylor adalah penasihat khusus bidang hubungan internasional untuk ketua umum PBNU. Ia menjabat sebagai pimpinan eksekutif di sejumlah organisasi yang ia dirikan bersama para pemimpin senior NU.

Bersama mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Charles Taylor mendirikan yayasan LibForAll Foundation pada 2003. Dikutip dari laman webnya, LibForAll yang merupakan singkatan dari Liberty for All, adalah organisasi nirlaba bebas pajak yang dibentuk setelah peristiwa 9/11 untuk menangkal Islam radikal.

Baca berita selengkapnya di sini.

Advertisements