Tohpati gandeng Fabio Asher remake lagu hits Cinta Kita

MUSISI Tohpati kembali menghadirkan karya dalam bentuk single remake lain terhadap lagu “Cinta Kita” yang dulu dinyanyikan Reza Artamevia dan hits pada 2002. Ia pun kembali berkolaborasi dengan penyanyi muda, Fabio Asher untuk mengisi vokal.

Advertisements

Pilihan Editor: Tantangan Fabio Asher Bawakan Lagu Tanpa Balasmu, Soundtrack Film Tabayyun

Tohpati menjelaskan alasan merilis ulang lagu itu setelah lebih dari dua dekade. “Dengan jarak yang begitu lama dari 2002 ke 2026, saya ingin tahu seperti apa hasilnya kalau dinyanyikan penyanyi baru. Saat itu, saya terpikir untuk mengajak kerja sama Fabio Asher karena selain pernah berkolaborasi, ia juga jebolan berbagai ajang musik. Jadi, saya sudah tahu vokalnya seperti apa dan secara kualitas tidak perlu diragukan lagi,” katanya melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Tohpati Tidak Ubah Drastis Struktur Lagu

Advertisements

Dari sisi aransemen, ia mengaku tidak melakukan perubahan drastis pada struktur lagu, namun sentuhan produksinya dibuat lebih megah dan modern. Ia mengatakan tak ingin terlalu mengubah ketukan lagunya karena memang tidak perlu.

“Tapi, aransemennya sekarang lebih grande, orkestrasinya juga dibantu Budapest Orchestra, jadi lebih powerful. Mood-nya juga jelas berbeda karena dulu vokalisnya perempuan, sementara sekarang laki-laki,” kata Tohpati. Dari yang saya dengar, Fabio membawakannya dengan baik dan menyatu dengan musiknya. Kalau dibilang, ini pop Indonesia sekali.”

Adapun Fabio Asher mengatakan, kolaborasi ini kesempatan berharga dalam kariernya sehingga ia tidak perlu berpikir dua kali saat tawaran ini datang. “Awalnya mas Perry dan mas Iman dari WeCord menghubungiku, menginfokan kalau mas Tohpati sedang mengerjakan remake lagu-lagu hits-nya dan tertarik untuk bekerja sama. Tanpa pikir panjang, tentu saja aku langsung mengiyakan kesempatan emas untuk bekerja dengan salah satu maestro musik Indonesia ini,” tuturnya.

Pendekatan Personal pada Lagu

Fabio pun mencoba menghadirkan pendekatan vokal yang personal, tanpa menghilangkan identitas lagu. “Dengan sentuhan produksi yang lebih modern dari mas Tohpati, lagu ini akan tetap terasa familiar, tapi memberikan pengalaman mendengar yang lebih segar,” kata dia.

Ia juga menuturkan lagu ini masih dalam cakupan genre yang selama ini ditekuninya. Kendati demikian, ia tetap menemukan tantangan saat membawakan lagunya, terutama perihal warna lagu asli yang dinyanyikan Reza Artamevia. “Lagu ini sudah punya tempat istimewa di hati banyak orang, jadi aku harus sangat berhati-hati agar pada saat menyanyikannya, esensinya tidak hilang,” katanya.

Sementara itu, bagi Tohpati, tantangan justru muncul saat ia dan Fabio melakukan diskusi, terutama soal arah aransemen. “Sempat ada perdebatan kecil karena Fabio mengusulkan lagu ini dibuat lebih upbeat. Tapi, setelah dicoba, perasaan saya tetap lebih cocok ballad. Akhirnya, aransemen kembali lagi ke ballad. Namun, di luar itu, proses pengerjaan single ini berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Setelah sebelumnya merilis remake “Semusim” dan kini “Cinta Kita”, dengan nuansa ballad, Tohpati mengatakan ballad bukan hanya genre yang ada di albumnya mendatang. “Saya tidak ingin isi album saya semua lagu mellow, harus ada variasi agar pendengar tidak bosan. Jadi, nanti ada lagu-lagu dengan beat cepat juga, salah satunya “Panah Asmara” yang dulu dinyanyikan oleh Chrisye, kemudian Afgan,” katanya.

Pilihan Editor: Konser Suarasmara Andien: Memungut Impian Masa Kecil

Advertisements