Ini upaya bersihkan kayu banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

WAKIL Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki memimpin Rapat Koordinasi Pembersihan Material Kayu Terbawa Banjir yang digelar secara daring, Minggu 21 Desember 2025. Ia menekankan pentingnya evaluasi progres pembersihan material kayu terbawa banjir bandang di Padang (Sumatera Barat), Aceh Tamiang dan Aceh Utara (Aceh), serta Tapanuli Selatan (Sumatera Utara).

Advertisements

“Harapannya yang lokasi di Padang bisa jadi quick win dari pembersihan ini,” kata Rohmat saat membuka rapat dikutip dari siaran pers, Senin, 22 Desember 2025.

Rapat daring dipimpinnya dalam perjalanan mengunjungi lokasi banjir di Aceh Tamiang. Hadir di dalamnya perwakilan pemerintah daerah, unsur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta TNI dan Polri. Mereka memperkuat koordinasi lintas pihak, khususnya untuk penambahan alat berat di wilayah terdampak.

Progres di Sumatera Barat disampaikan bahwa pembersihan material kayu di pesisir Padang telah dimulai sejak pagi dengan melibatkan delapan unit alat berat dan partisipasi aktif masyarakat. Harapannya 4–5 hari ke depan material kayu sekitar pantai dapat dibersihkan secara tuntas, meskipun ketebalan material kayu terbilang tinggi.

Advertisements

“Ada 8 excavator yang sudah turun, silakan diatur di mana yang perlu menggunakan tenaga excavator terutama yang kayu-kayu berukuran besar, terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah terlibat dalam pembersihan,” ujar Rohmat.

Ia juga mengarahkan agar kayu yang dibersihkan dapat dialokasikan dengan tepat. Lagi-lagi dia mempersilakan pengaturan dan alokasi itu kepada petugas di lokasi atau lapangan. “Mana yang buat dibuang ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir), mana yang bisa digunakan untuk membantu pembangunan hunian sementara bagi para korban banjir.”

Untuk Aceh Tamiang, pembersihan terpusat di kawasan Pesantren Darul Muchsin dengan rencana pengoperasian delapan unit excavator. Berdasarkan pengukuran drone, luas tumpukan kayu mencapai sekitar dua hektare dengan ketinggian hingga empat meter dan volume sekitar 80 ribu meter kubik.

Menurut Rohmat, pekerjaan pembersihan di daerah ini diperkirakan akan membutuhkan waktu tujuh hari. Disampaikan juga Polri yang menambahkan dukungan satu kompi personel Brimob.

Untuk Aceh Utara, menurut dia, tiga alat berat telah bekerja dan berhasil membersihkan masjid utama agar kembali dapat dimanfaatkan masyarakat. Untuk mempercepat penyelesaian, Rohmat menjanjikan penambahan alat berat ke daerah ini. “Dioptimalkan dan kita akan tambahkan alat berat menjadi tujuh unit segera,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah telah mempersilakan material kayu terbawa banjir dimanfaatkan untuk membantu pembangunan pascabencana, sebagai bagian dari upaya pemulihan yang terpadu dan berkelanjutan.

Masih Banyak Sampah Kayu di Hulu

Untuk Sumatera Utara, kata dia, pembersihan material kayu di Sungai Garoga telah berjalan hampir 20 hari dan diklaim menyisakan kurang dari 20 persen dari kondisi awal. Meski demikian, menurut Rohmat, tantangan akses menuju lokasi memperlambat kedatangan alat berat.

Pembersihan gelondongan kayu yang menutupi aliran sungai Aek Garoga pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, 11 Desember 2025. Antara/Muhammad Adimaja

“Tim gabungan Kementerian Kehutanan, TNI, dan Polri dikerahkan untuk normalisasi sungai, pembangunan jembatan darurat, serta pembersihan rumah warga dan fasilitas umum,” katanya menambahkan.

Terkait potensi bahaya kayu tersisa di hulu sungai, Rohmat menegaskan langkah antisipatif. Dia mengintruksikan pemantauan lewat drone. “Cari kemungkinan akses untuk menjangkaunya, kayu-kayu itu harus dicacah untuk mengurangi potensi terjangan kayu terbawa air sungai jika curah hujan kembali meningkat,” kata dia.

Ia menambahkan tiga prioritas di Garoga, yakni pembersihan di hilir, pemantauan titik longsoran di hulu, serta pemberian peringatan dini kepada masyarakat terkait potensi banjir susulan dengan kayu-kayu di hulu yang masih banyak.

Pilihan Editor: Suhu Bumi Memanas. Ancaman Rob Meluas

Advertisements