GEMPA kembali mengguncang Maluku pada Selasa pagi, 20 Januari 2026. Kali ini di Maluku Barat Daya, setelah tiga hari sebelumnya di Maluku Tengah. Gempa terkini terjadi tepatnya pada pukul 05.15 WIB atau 07.15 waktu setempat dan terukur berkekuatan Magnitudo 5,0.
Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berlokasi di laut pada jarak 116 kilometer arah timur laut Maluku Barat Daya. Kedalamannya, 183 kilometer.
“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda,” ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, dalam keterangan tertulis yang dibagikannya pascagempa.
Peta pusat gempa di Maluku pada Senin, 20 Januari 2026, pukul 05:15:56 WIB berdasarkan informasi awal. bmkg.go id
Dia menerangkan, gempa itu menimbulkan guncangan di daerah Maluku Barat Daya padan skala intensitas III-IV MMI. Artinya, bila gempa ini terjadi siang, guncangannya itu bisa dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Daerah Maluku Tengah juga terguncang tapi lebih lemah, yakni II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Daryono mengungkap nihil laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan tidak ada potensi tsunami.
Sebelumnya, pada Sabtu pagi lalu, 17 Januari, gempa bumi berkekuatan M5,2 juga mengguncang Maluku. Episentrum gempa kala itu berada di darat, berjarak 26 kilometer arah barat laut Maluku Tengah. Kedalamannya 59 kilometer. Penyebabnya sama dengan gempa terkini, yakni aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (intra-slab) Laut Banda.
Peta gempa Maluku pada 17 Januari 2026. bmkg.go.id
Gempa tiga hari lalu tersebut juga dirasakan guncangannya pada skala III-IV MMI di daerah Amahai, Liang, Kairatu. Sedangkan di daerah Ambon, Seram Utara, dan Sorong pada skala intensitas II-III MMI.
Pilihan Editor: Bandung Dilanda Suhu Dingin 19-20 Derajat Celsius
