
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Bisnis-27 menutup perdagangan Selasa (28/4/2026) di zona merah dengan koreksi 0,38% ke level 469,16. Pergerakan indeks sepanjang hari terpantau fluktuatif di rentang 465,84 hingga 473,60, tertekan oleh kinerja negatif sejumlah saham konstituen utama seperti JPFA, AMRT, dan DSNG.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), dari total 27 saham yang tergabung dalam indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia ini, mayoritas atau sebanyak 19 saham berakhir melemah, sementara hanya delapan saham yang mampu bertahan di zona hijau.
Tekanan jual paling signifikan menimpa PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) yang anjlok 7,11% ke level Rp2.350 per saham. Tidak jauh berbeda, emiten ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) mencatatkan koreksi sebesar 5,69% menjadi Rp1.325, serta PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) yang merosot 4,84% ke level Rp1.170 per saham.
Sentimen negatif juga membayangi saham-saham lainnya. Emiten energi PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) terpantau melemah 3,98% ke posisi Rp2.410. Begitu pula dengan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang turun 3,01% ke level Rp1.290 dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) yang terkoreksi 2,94% ke level Rp1.980 per saham.
Di balik tekanan tersebut, beberapa saham masih mampu mencatatkan kenaikan. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 1,88% ke level Rp3.790, diikuti oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang naik 1,79% ke posisi Rp228, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang mencatatkan apresiasi sebesar 1,49% ke level Rp1.025 per saham.
Kondisi serupa terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang secara keseluruhan menutup sesi perdagangan di level 7.072,39, turun 0,48%. Sepanjang hari ini, aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebesar 31,7 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp17,3 triliun.
Secara keseluruhan, pasar saham domestik menunjukkan tekanan jual yang cukup tinggi. Tercatat 350 saham mengalami pelemahan, sementara 339 saham mampu menguat dan 129 saham lainnya stagnan. Dengan dinamika tersebut, total kapitalisasi pasar IHSG pada penutupan hari ini mencapai Rp12.617 triliun.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi yang diambil.
Ringkasan
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,38% ke level 469,16 pada perdagangan Selasa (28/4/2026) dengan mayoritas konstituen berada di zona merah. Tekanan jual yang signifikan dialami oleh saham JPFA, AMRT, dan DSNG, yang menjadi faktor utama terkoreksinya indeks di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif.
Kondisi pasar secara keseluruhan turut melemah dengan IHSG yang turun 0,48% ke level 7.072,39. Meskipun terdapat tekanan jual pada banyak emiten, beberapa saham seperti BBNI, BUMI, dan PGEO masih mampu mencatatkan penguatan di tengah total nilai transaksi harian mencapai Rp17,3 triliun.
