IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham GJTL, ELSA, dan MBMA Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami tekanan pada perdagangan hari Rabu (29/4). Di tengah fluktuasi pasar tersebut, sejumlah perusahaan sekuritas memberikan rekomendasi saham bagi investor, mulai dari PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) hingga PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Advertisements

Analisis dari Phintraco Sekuritas menunjukkan bahwa tekanan teknikal pada IHSG masih akan berlanjut. Indikasi ini terlihat dari pembentukan histogram negatif pada indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) yang terus berlanjut, serta posisi Stochastic RSI yang sudah memasuki area jenuh jual atau oversold. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG bahkan sempat mendekati area gap down di level 7.022.

Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyampaikan bahwa IHSG berpotensi menguji level psikologis di angka 7.000. Tekanan ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian pasar global serta kenaikan harga minyak mentah yang terus berlanjut. Saat ini, IHSG diproyeksikan memiliki level support di 7.000 dan level resistance di 7.200.

Sebagai informasi, support adalah area harga yang diyakini sebagai titik terendah, di mana harga cenderung kembali naik karena minat beli yang meningkat. Sebaliknya, resistance adalah tingkat harga tertinggi yang sering kali memicu aksi jual sehingga laju kenaikan harga tertahan. Sementara itu, MACD berfungsi sebagai alat analisis untuk memantau tren dan kekuatan momentum pergerakan saham.

Advertisements

Di sisi lain, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang akan memberikan insentif berupa pembebasan bea masuk atau tarif 0% untuk impor LPG dan sejumlah produk plastik selama enam bulan ke depan. Langkah ini diambil untuk meringankan beban masyarakat serta menekan inflasi akibat lonjakan harga komoditas di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kebijakan pembebasan tarif bea masuk LPG (dari sebelumnya 5%) dan produk plastik ini dijadwalkan efektif mulai Mei 2026.

Menanggapi kondisi pasar saat ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang layak dicermati, yakni PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT RMK Energy Tbk (RMKE), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).

Selain itu, CGS Sekuritas turut memberikan rekomendasi saham pilihan dengan analisis teknikal sebagai berikut:

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Rekomendasi beli, support Rp 690, dengan potensi kenaikan ke rentang Rp 720-735.
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rekomendasi beli, support Rp 1.870, dengan potensi kenaikan ke rentang Rp 1.940-1.975.
  • PT Elnusa Tbk (ELSA): Rekomendasi beli, support Rp 810, dengan potensi kenaikan ke rentang Rp 850-870.
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA): Rekomendasi beli, support Rp 256, dengan potensi kenaikan ke rentang Rp 268-275.
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE): Rekomendasi beli, support Rp 810, dengan potensi kenaikan ke rentang Rp 840-855.
  • PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP): Rekomendasi beli, support Rp 725, dengan potensi kenaikan ke rentang Rp 755-770.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami tekanan pada perdagangan Rabu (29/4). Analisis Phintraco Sekuritas menunjukkan tekanan teknikal berlanjut dengan indikator MACD negatif dan Stochastic RSI di area oversold, didorong ketidakpastian pasar global dan kenaikan harga minyak. IHSG diproyeksikan menguji level support 7.000 dan resistance 7.200.

Selain itu, sentimen pasar juga dipengaruhi rencana pemerintah memberikan insentif pembebasan bea masuk 0% untuk impor LPG dan produk plastik mulai Mei 2026. Dalam kondisi ini, Phintraco Sekuritas dan CGS Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan seperti GJTL, ELSA, MBMA, HMSP, BBNI, RMKE, WIIM, PGAS, SCMA, dan BSDE untuk dicermati.

Advertisements