Return only the title in Indonesian

JAKARTA. FIFA World Cup 2026 diproyeksikan akan menjadi katalisator utama lonjakan konsumsi layanan digital dan trafik data bagi operator telekomunikasi di Indonesia. Tren peningkatan penonton melalui platform streaming dan perangkat mobile mendorong operator seluler untuk sigap menyiapkan strategi layanan, kapasitas jaringan, hingga paket akses khusus.

Advertisements

Salah satu pemain utama, Telkomsel, mengambil langkah strategis dengan memperkuat infrastruktur digitalnya sekaligus menghadirkan pengalaman menonton Piala Dunia 2026 melalui platform over the top (OTT) andalannya, MAXstream TV. Kerja sama eksklusif dengan TVRI, pemegang hak siar resmi FIFA World Cup 2026 di Indonesia, memastikan Telkomsel dapat menyajikan layanan live streaming seluruh pertandingan kepada pelanggan setianya.

Direktur Marketing Telkomsel, Lionel Chng, menekankan pentingnya momen FIFA World Cup 2026 sebagai kesempatan emas untuk menyajikan hiburan digital yang lebih fleksibel dan mudah diakses. “Kami berkomitmen menjadikan pengalaman menonton Piala Dunia 2026 ini lebih mudah, fleksibel, dan dapat diakses oleh pelanggan di mana pun mereka berada,” ujar Lionel pada Selasa (26/5). Ia menambahkan, “Pola konsumsi konten masyarakat saat ini telah berubah drastis, menjadi semakin mobile, dinamis antar layar, dan seringkali dinikmati bersama teman serta keluarga.”

Lebih lanjut, Lionel menjelaskan bahwa layanan streaming Piala Dunia 2026 melalui MAXstream TV merupakan bagian integral dari strategi Telkomsel untuk menghadirkan layanan digital yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan menggandeng TVRI, pelanggan Telkomsel berkesempatan menikmati seluruh 104 pertandingan FIFA World Cup 2026 langsung dari perangkat mobile mereka di MAXstream TV. Operator ini telah menyiapkan berbagai pilihan paket streaming yang terjangkau, mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 85.000, dengan masa aktif yang bervariasi mulai dari 7 hingga 60 hari.

Advertisements

“Kami berhasil mengombinasikan kekuatan tayangan nasional yang otentik dengan kemudahan akses digital yang tak tertandingi. Kombinasi ini sangat relevan, mengingat Indonesia adalah negara yang luas dan memiliki keragaman yang luar biasa,” tambah Lionel.

Telkomsel juga secara proaktif memperkuat kesiapan jaringan dan infrastruktur digitalnya untuk menjamin kualitas layanan optimal selama turnamen berlangsung. VP Digital Lifestyle Telkomsel, Kemash M Fadhli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan teknologi komprehensif, mulai dari sisi backend hingga aplikasi, untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan layanan streaming dan digital selama periode Piala Dunia. “Tentu saja, kami telah menyiapkan dukungan teknologi dari sisi back-end secara infrastruktur IT, mencakup aspek teknis maupun kesiapan aplikasi itu sendiri,” kata Kemash.

Kesiapan ini, lanjut Kemash, didasarkan pada pengalaman Telkomsel dalam menangani berbagai acara besar sebelumnya yang selalu memicu kenaikan trafik data secara signifikan. Pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam menghadapi Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Direktur Utama TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto, menyatakan bahwa pemilihan Telkomsel sebagai mitra penayangan digital didasarkan pada jangkauan layanan operator tersebut yang sangat luas di seluruh penjuru Indonesia. “Kami melihat Telkomsel sebagai mitra strategis yang tepat untuk penyiaran Piala Dunia ini, mengingat masyarakat modern tidak lagi hanya terpaku pada televisi, namun juga menuntut fleksibilitas untuk menikmati pertandingan di mana pun dan kapan pun,” ujar Bernardus.

Langkah strategis serupa juga ditempuh oleh PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melalui platform streaming OTT miliknya, FolaPlay. Dengan menggandeng TVRI dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), FolaPlay berupaya memperluas distribusi tayangan Piala Dunia 2026 ke ranah digital. FolaPlay diposisikan sebagai platform OTT strategis untuk penayangan konten dan periklanan terkait Piala Dunia 2026 di Indonesia, sementara WIFI atau Surge mendukung kolaborasi ini melalui penyediaan layanan internet rakyat.

Direktur Folago Global Nusantara, Subioto Jingga, menekankan bahwa FIFA World Cup 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat ekosistem hiburan digital nasional. “Melalui FolaPlay, kami ingin membuka lebar peluang bagi para pemegang merek, agensi, dan masyarakat luas untuk turut serta dalam kemeriahan akbar ini,” jelas Subioto pada pekan lalu.

Ringkasan

Strategi Operator Seluler Indonesia Menyongsong FIFA World Cup 2026

FIFA World Cup 2026 diproyeksikan memicu lonjakan konsumsi layanan digital dan trafik data bagi operator seluler di Indonesia. Telkomsel menjalin kemitraan dengan TVRI untuk menayangkan seluruh pertandingan melalui platform MAXstream TV dengan harga paket yang terjangkau. Langkah ini merupakan respon terhadap pola konsumsi masyarakat yang kini semakin gemar menikmati konten melalui perangkat mobile secara fleksibel.

Telkomsel juga meningkatkan kesiapan infrastruktur IT dan jaringan guna mengantisipasi lonjakan trafik selama turnamen berlangsung. Selain itu, PT Folago Global Nusantara melalui platform FolaPlay berkolaborasi dengan TVRI untuk memperluas distribusi tayangan digital ke seluruh penjuru negeri. Sinergi ini bertujuan memperkuat ekosistem hiburan digital nasional serta memberikan akses yang lebih inklusif bagi masyarakat.

Advertisements