Solderpanas JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah mengumumkan sebuah langkah strategis melalui transaksi afiliasi, yaitu pemberian fasilitas pinjaman kepada dua entitas anak usahanya: PT Energi Maju Abadi (EMA) dan PT Imbang Tata Alam (ITA).
Pengumuman yang disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menjelaskan bahwa pada tanggal 22 Mei 2026, ENRG menyalurkan pinjaman tersebut. Dana pinjaman ini sepenuhnya bersumber dari hasil bersih Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026.
Secara rinci, EMA menerima kucuran pinjaman sebesar US$11,89 juta, atau setara Rp210,79 miliar. Dana tersebut telah dimanfaatkan oleh EMA untuk melunasi sisa pokok utangnya kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Bantu Bayar Utang Anak Usaha, Energi Mega (ENRG) Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar
Sementara itu, ITA juga memperoleh pinjaman senilai US$5,50 juta, atau sekitar Rp97,54 miliar dari sumber dana yang sama. Pinjaman ini dialokasikan ITA untuk pembayaran sebagian pokok utang fasilitas kredit A miliknya kepada Bank Mandiri.
Pemberian pinjaman kepada EMA dan ITA ini menegaskan komitmen ENRG dalam melaksanakan rencana penggunaan dana PUB I Tahap III, sebagaimana yang telah diuraikan secara transparan dalam dokumen Penawaran Umum sebelumnya.
Wakil Direktur Utama ENRG, Edoardus Ardianto, dalam keterbukaan informasi pada Jumat (29/5/2026), menjelaskan detail mengenai tenor dan suku bunga pinjaman. “Masing-masing pinjaman tersebut memiliki jangka waktu paling lama 5 tahun sejak tanggal pencairan, dengan tingkat suku bunga yang sejalan dengan tingkat bunga obligasi seri C perusahaan dalam PUB I Tahap III, yakni sebesar 9,25% per tahun,” ujarnya.
Temukan Cadangan Minyak Baru, Prospek Kinerja Energi Mega (ENRG) 2026 Kian Menarik
Status transaksi ini sebagai pinjaman afiliasi ditegaskan mengingat ENRG merupakan pemegang saham, baik secara langsung maupun tidak langsung, di EMA dan ITA. Ini menjadikan transaksi ini sesuai dengan definisi transaksi afiliasi berdasarkan regulasi yang berlaku.
Meskipun demikian, manajemen ENRG memastikan bahwa transaksi strategis ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum dan keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Cermati Rekomendasi Saham Beli Energi Mega Persada (ENRG), Intip Prospeknya
Ringkasan
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah memberikan fasilitas pinjaman kepada dua anak usahanya, PT Energi Maju Abadi (EMA) dan PT Imbang Tata Alam (ITA), pada 22 Mei 2026. Dana pinjaman ini bersumber dari hasil bersih Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026. Pinjaman tersebut digunakan EMA untuk melunasi sisa pokok utangnya kepada Bank Mandiri, dan ITA untuk membayar sebagian pokok utang fasilitas kreditnya kepada bank yang sama.
Secara rinci, EMA menerima US$11,89 juta, sementara ITA memperoleh US$5,50 juta. Pinjaman afiliasi ini memiliki jangka waktu maksimal 5 tahun dengan suku bunga 9,25% per tahun, sesuai dengan tingkat bunga obligasi seri C perusahaan. Manajemen ENRG menegaskan bahwa transaksi strategis ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap operasional, kondisi hukum dan keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
