Polres Lamongan catat penurunan kejahatan, narkoba justru naik

jatim.jpnn.com, LAMONGAN – Polres Lamongan mencatat angka kriminalitas sepanjang 2025 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, tercatat 617 kasus pidana, turun dari 776 kasus pada 2024.

Advertisements

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan penurunan tersebut merupakan hasil optimalisasi kinerja jajaran kepolisian dalam penegakan hukum serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Secara umum, angka kriminalitas berhasil ditekan, namun dinamika gangguan kamtibmas tetap menjadi perhatian kami,” kata Agus saat konferensi pers di Lamongan, Senin (29/12).

Dari total 617 kasus pidana yang ditangani sepanjang 2025, sebanyak 556 kasus berhasil diungkap atau diselesaikan. Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan 402 tersangka, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 601 orang.

Advertisements

“Penanganan perkara kami lakukan secara profesional dan terukur, dengan mengedepankan pencegahan serta penindakan terhadap gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Berdasarkan data kepolisian, tiga jenis kejahatan yang paling banyak terjadi sepanjang 2025 yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 128 kasus, penipuan dan perbuatan curang 86 kasus, serta penganiayaan 55 kasus.

Selain kejahatan konvensional, Polres Lamongan juga mengungkap empat kasus tindak pidana korupsi dengan potensi kerugian negara sebesar Rp649,79 juta.

Di bidang pemberantasan narkoba, Agus menyebut terjadi peningkatan pengungkapan kasus. Satresnarkoba Polres Lamongan mencatat 110 kasus narkoba pada 2025, naik dari 73 kasus pada 2024. Jumlah tersangka juga meningkat dari 88 orang menjadi 137 orang.

Adapun barang bukti yang disita meliputi ganja 212,38 gram, sabu-sabu 441,8 gram, pil ekstasi 28 gram, pil daftar G sebanyak 26.274 butir, serta uang tunai Rp9,81 juta.

Sementara itu, untuk pelanggaran lalu lintas, sepanjang 2025 tercatat 103.672 kasus, meningkat signifikan dibandingkan 41.368 kasus pada 2024. Jumlah kecelakaan lalu lintas juga naik dari 1.203 kejadian menjadi 1.340 kejadian, namun korban meninggal dunia justru menurun dari 203 orang menjadi 159 orang.

Polres Lamongan menegaskan akan terus meningkatkan langkah preventif dan penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah setempat. (antara/mcr12/jpnn)

Advertisements