cara memperbaiki amplifier

Cara Memperbaiki Amplifier,Berbagai Kerusakan

Cara Memperbaiki Amplifier – Amplifier sering kali diartikan sebagai penguat audio. Amplifier sering dipakai dalam berbagai perangkat audio Misalnya pada speaker aktif, radio compo, televisi, dan perangkat lain yang memakai sistem audio. Hal yang sering dialami amplifier yaitu amplifier mati total, dengung, suara pecah, suara serak, desis, dan amplifier tidak mengeluarkan suara.

Pada sebuah blok amplifier terdapat bermacam jenis komponen. Tapi kamu tidak perlu untuk mempelajari seluruhnya. Hanya pada poin poin komponen yang sering bermasalah saja. Diantara banyaknya komponen yang terdapat pada amplifier terdapat rahasia dibalik banyaknya komponen tersebut.

Berbagai macam kerusakan pada amplifier pasti ditandai dengan gejala kerusakan. Sistem kerja pada amplifier satu dengan yang lainya pasti berbeda beda, tergantung pada sistem yang dipakai pada sebuah amplifier.

Amplifier sendiri memiliki berbagai macam ukuran, mulai dari yang sekelas rumahan hingga kelas lapangan. Untuk itu disini kita akan membahas kerusakan menurut kisi kisi saja tidak secara pasti komponen mana yang rusak tapi komponen apa yang rusak.

Cara memperbaiki amplifier

Berikut kisi kisinya:

 Amplifier Ketika Dihidupkan Menyebabkan MCB PLN Jeglek

Amplifier bila dihidupakan mengakibatkan MCB atau spedo PLN jeglek ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor dari amplifier yang berdaya tinggi sehingga MCB tidak bisa menahan daya amplifier dan yang kedua yaitu faktor kerusakan pada power amplifier.

Kerusakan pada ampli dengan gejala seperti ini biasanya terjadi dipower amplifier yang memakai SMPS. Tapi tidak menutup kemungkinan jika trafo konvensional juga mengalami kerusakan dengan gejala ini. Gejala MBC langsung anjlok menandakan jika ada komponen yang mengalami konslet berat. Sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Pertama periksa pada gulungan primer trafo bagi yang memakai trafo. Biasanya terjadi penurunan impedansi di spoel trafo sehingga mengakibatkan konslet berat pada trafo. Pada jenis yang memakai SMPS ini biasanya juga terjadi pada bagian primer SMPS. Tapi sebelum itu perlu pemeriksaan pada transistor final amplifier. Pengalaman yang telah saya alami kerusakan pada power amplifier dengan kerusakan MBC langsung anjlok ketika dihidupkan yaitu terjadinya short circuit dikomponen transistor final.

Selain transistor final kerusakan seperti ini juga dipicu oleh transistor driver yang mengalami short terutama dibagian bufer akhir yang langsung menyuplai basis trsansistor final. Keusakan dikonsleting driver atau transistor final biasanya ditandai protek dan juga kadang sikring putus.

Pada pemakai SMPS pada saat terjadi gejala semacam ini disebabkan karena FET pada SMPS yang mengalmi kerusakan. Tandanya bisa FET pecah atau retak, ini sering terjadi jika pemakaian amplifier overheat, misal memakai crossover yang tidak cocok dengan jenis amplifier yang dipakai sehingga terjadi overheat.

Cara Memperbaiki Amplifier Yang Mengalami Cacat Audio 

Cacat audio yang dimaksud yaitu hasil akhir dari penguatan speaker. Biasanya amplifier yang baik memiliki artikulasi suara yang bersih tanpa ada cacat pada nada. Hal ini yang diharapkan para pemakai audio. Pada saat terjadi ganguan dan cacat pada perangkat amplifier akan sangat tidak nyaman. Ke cacat audio gejalanya yaitu suara serak, nois, hum, dan distorsi. Diantara cacat audio tersebut yang seringkali terjadi pada amplifier. Sehingga harus pemahaman lebih lanjut.

Cara Memperbaiki Amplifier Berdengung dan Berdesis

Bagi amplifier yang memakai Tone Control gangguan dengung dan desis sering kali terjadi. Hal ini wajar terjadi bila sistem power suplay kurang memadai misalnya kekurangan suplay atau Kelebihan suplay. Untuk mengatasinya setabilkan suplay sesuai dengan tegangan normal dan sebisa mungkin untuk menghubungkan body potensio dengan ground secara langsung. Dan bagi yang merakit usahakan memakai box dengan body besi supaya menghindari frekuensi liar.

Cara Memperbaiki Amplifier Yang Suara Kecil

Suara kecil dipicu oleh beberapa hal diantaranya:

  • Sistem tone control yang kerusakan, sperti: matinya IC op-amp pada tone control IC dan transistor.
  • Pada driver amplifier mengalami kerusakan transistor pada sistem penguatan pertama misalnya terjadi pada transistor A733 dan C945.
  • Kekurangan daya mengakibatkan suara kecil karena suplay yang dibawah standar, untuk itu perlu pengukuran memakai DC meter.

Output Pada Amplifier Terdapat Tegangan DC

Sebuah amplifier normal pada output ke speker akan mengeluarkan tegangan AC jika diukur memakai DC meter jarum tidak akan bergerak. Jika mengalami hal suara amplifier akan menjadi aneh misalnya suara serak segera lepas speaker dari out amplifier.

Ukur tegangan secara pasif (tanpa beban speaker) memakai DC volt di output amplifier. Jika terdapat tegangan DC di output amplifier maka ini akan berbahaya untuk speaker. Karena bisa membakar spoel speaker.

Keluarnya tegangan DC di output amplifier terjadi akibat adanya kebocoran pada sistem penguat terutama pada transistor final. Ini sering disebabkan karena transistor final antara kolektor dan emitor terjadi kebocoran sehingga arus DC mengalir ke emitor atau output amplifier.

Akhir Kata

Demikian informasi yang kami bagikan tentang Cara Memperbaiki Amplifier, jika bermanfaat silahkan share dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Check Also

Cara Menambah TEF SOCL 504

Cara Menambah TEF SOCL 504

Cara Menambah TEF SOCL 504 – Kali ini saya akan memberi taukan cara menambah driver …