Apa saja jenis-jenis bakteri yang baik dan yang jahat?

Apa saja jenis-jenis bakteri yang baik dan yang jahat?

Jawaban:

Bakteri jahat dan bakteri baik akan sangat beragam, sebagai contoh bakteri jahat adalah bakteri 𝘚𝘢𝘭𝘮𝘰𝘯𝘦𝘭𝘭𝘢 𝘨𝘢𝘴𝘵𝘳𝘰𝘦𝘯𝘵𝘦𝘳𝘪𝘵𝘪𝘴, 𝘔𝘺𝘤𝘰𝘣𝘢𝘤𝘵𝘦𝘳𝘪𝘶𝘮 𝘵𝘶𝘣𝘦𝘳𝘤𝘶𝘭𝘰𝘴𝘪𝘴 dan 𝘚𝘵𝘳𝘦𝘱𝘵𝘰𝘤𝘰𝘤𝘤𝘶𝘴 𝘱𝘯𝘦𝘶𝘮𝘰𝘯𝘪𝘢𝘦, sedangkan contoh bakteri baik adalah 𝘓𝘢𝘤𝘵𝘰𝘣𝘢𝘤𝘪𝘭𝘭𝘶𝘴 𝘴𝘢𝘭𝘪𝘷𝘢𝘳𝘪𝘶𝘴, 𝘚𝘵𝘳𝘦𝘱𝘵𝘰𝘤𝘰𝘤𝘤𝘶𝘴 𝘵𝘩𝘦𝘳𝘮𝘰𝘱𝘩𝘪𝘭𝘶𝘴 dan 𝘉𝘪𝘧𝘪𝘥𝘰𝘣𝘢𝘤𝘵𝘦𝘳𝘪𝘢 𝘣𝘪𝘧𝘪𝘥𝘶𝘮.

Bakteri adalah makhluk hidup terkecil yang ada di muka bumi yang hanya bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop. Secara garis besar, bakteri dibedakan menjadi bakteri baik dan bakteri jahat.

Bakteri baik merupakan sekumpulan bakteri yang mempunyai peran penting dalam membantu proses pencernaan serta penyerapan zat gizi dalam tubuh. Sedangkan bakteri jahat adalah bakteri yang lebih banyak didapatkan dari luar tubuh dan bisa mengakibatkan infeksi.

Contoh bakteri jahat, seperti :
– 𝘚𝘢𝘭𝘮𝘰𝘯𝘦𝘭𝘭𝘢 𝘨𝘢𝘴𝘵𝘳𝘰𝘦𝘯𝘵𝘦𝘳𝘪𝘵𝘪𝘴, merupakan bakteri yang menyebabkan penyakit salmonella. Penyakit ini adalah jenis infeksi yang sering terjadi pada pencernaan dan digambarkan sebagai kondisi keracunan makanan. Ini menyebabkan sakit perut yang parah, diare, dan muntah.
– 𝘔𝘺𝘤𝘰𝘣𝘢𝘤𝘵𝘦𝘳𝘪𝘶𝘮 𝘵𝘶𝘣𝘦𝘳𝘤𝘶𝘭𝘰𝘴𝘪𝘴, merupakan bakteri yang menyebabkan penyakit tuberkolosis yang merupakan penyakit menular pada paru-paru sehingga menyebabkan penderitanya mengalami batuk terus-menerus selama lebih dari 3 minggu, batuk berdarah, nyeri dada, gangguan pernapasan karena batuk, demam, dan panas dingin.
– 𝘚𝘵𝘳𝘦𝘱𝘵𝘰𝘤𝘰𝘤𝘤𝘶𝘴 𝘱𝘯𝘦𝘶𝘮𝘰𝘯𝘪𝘢𝘦, merupakan bakteri yang menyebabkan penyakit pneumonia sehingga terjadi infeksi paru-paru. Penyakit ini adalah menular dan biasanya menyebar melalui partikel udara dari batuk atau bersin.

Contoh bakteri baik, seperti :
– 𝘓𝘢𝘤𝘵𝘰𝘣𝘢𝘤𝘪𝘭𝘭𝘶𝘴 𝘴𝘢𝘭𝘪𝘷𝘢𝘳𝘪𝘶𝘴, merupakan bakteri baik yang muncul paling awal di dalam rongga mulut dan usus tidak lama setelah lahir. Ia berperan untuk menghambat pertumbuhan 𝘏𝘦𝘭𝘪𝘤𝘰𝘣𝘢𝘤𝘵𝘦𝘳 𝘱𝘺𝘭𝘰𝘳𝘪, yaitu bakteri jahat yang menyebabkan tukak lambung.
– 𝘚𝘵𝘳𝘦𝘱𝘵𝘰𝘤𝘰𝘤𝘤𝘶𝘴 𝘵𝘩𝘦𝘳𝘮𝘰𝘱𝘩𝘪𝘭𝘶𝘴, merupakan bakteri yang dapat mencerna laktosa pada susu, bakteri baik ini diyakini bisa menjadi solusi bagi penderita intoleransi laktosa. Selain itu, bakteri ini juga menghasilkan zat yang ampuh melawan patogen penyebab pneumonia dan tukak lambung.
– 𝘉𝘪𝘧𝘪𝘥𝘰𝘣𝘢𝘤𝘵𝘦𝘳𝘪𝘢 𝘭𝘢𝘤𝘵𝘪𝘴, merupakan bakteri yang menyehatkan pencernaan, banyak terdapat dalam produk fermentasi sayuran ini juga membantu mengendalikan kadar kolesterol sehingga bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Tinggalkan komentar