Kenapa Rasulullah tidak pernah mengumandangkan adzan sampai akhir hayatnya?

Kenapa Rasulullah tidak pernah mengumandangkan adzan sampai akhir hayatnya?

Jawaban:

Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengumandangkan azan sampai akhir hayatnya karena:
1. Nabi Muhammad SAW menjadi imam sholat, di mana imam sholat harus Rasulullah karena beliau adalah orang paling mulia, pemimpin umat Islam dan tidak dapat digantikan dengan yang lain.
2. Nabi saw. adalah penyeru/dai, maka tidak boleh bersaksi atas dirinya sendiri (yakni ketika mengucapkan Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah.
3. Jika Nabi saw. mengumandangkan azan dan sampai pada lafaz Asyhadu Anna Muhammadan Rasululah. Maka disana seakan ada pemahaman bahwa ada nabi selain dirinya.
4. Azan itu yang tahu pertama kali lafaznya adalah di dalam mimpi sahabat Nabi saw. yakni Abdullah bin Zaid. Bukan di dalam mimpi Nabi saw. sendiri. Oleh karena itu, beliau mewakilkan kepada selain beliau untuk mengumandangkan azan.
5. Kesibukan dan sempitnya waktu Nabi saw. untuk bisa mengumandangkan azan shalat. Hal ini sebagaimana diterangkan oleh imam Al-Bahuti dari madzhab Hanbali di dalam kitabnya Kasyful Qana’. Beliau berkata:

وَإِنَّمَا لَمْ يَتَوَلَّ النَّبِيُّ صلى الله عليه وآله وسلم وَخُلَفَاؤُهُ مِنْ بَعْدِهِ الأَذَانَ؛ لِضِيقِ وَقْتِهِمْ عَنْهُ

“Sungguh Nabi saw. dan para khalifah setelahnya tidak berkuasa (berkesempatan) mengumandangan azan (shalat) adalah karena sempitnya waktu mereka untuk melaksanakan hal itu.”

Tinggalkan komentar