Power Amplifier BTL, Kekurangan dan Kelebihan System BTL Rakitan

Power Amplifier BTL, Kekurangan dan Kelebihan System BTL Rakitan

Power Amplifier BTL, Kekurangan dan Kelebihan System BTL Rakitan – BTL merupakan singkatan Bridge Transformer Less, Amplifier BTL sering diartikan sebagai dua rangkaian satu jenis amplifier yang sama dan digabung menjadi satu output. Dengan begitu penggabungan dua rangkaian amplifier menjadi satu otomatis kinerja output akan menjadi dua kali lipat.

Jenis power amplifier BTL sekarang sudah menjadi pilihan, terutama pada power amplifier rakitan untuk sound system lapangan.

Banyak orang yang telah memproduksi sendiri power amplifier modifikasi BTL untuk digunakan sebagai sound sistem lapangan.Meski begitu, sebagian orang masih bertanya tanya tentang keamanan power amplifier sistem BTL itu sendiri.

Power Amplifier BTL

Meski trouble pada power amplifier dilapangan sudah biasa terjadi, namun akan lebih repot bila speaker juga ikut trouble. Oleh karena itu kita perlu memahami apa saja yang mungkin akan dihadapi ketika menggunakan power amplifier BTL ini.

Sistem BTL juga diterapkan pada audio mobil, hasil suaranya tidak mengecewakan. Produk amplifier build up memang sudah dirancang sehingga tingkat perhitungan keamanan dari amplifier pabrikan telah teruji.

Sedangkan saat kita menggunakan BTL rakitan sendiri, itu sama ketikan kita masih dalam tahapan uji coba. Bila tidak memperhitungkan berbagai aspek pasti akan terjadi trouble.

Kita juga harus melihat dari sisi kelalaian ketikan pengoprasian power jenis BTL. Antusiasme karena menghasilkan suara yang lebih pulen dan power full, kadang kita lupa daya maksimal speaker. Ini benar terjadi, ketika tiba tiba speaker mati total dan transistor final jebol.

Bila kamu berminat menggunakan power amplifier modifikasi BTL pilih yang sudah teruji. Bila ingin merakit sendiri pastikan sudah melalui uji coba sebelum terjun ke lapangan. Hal ini untuk berjaga jaga jika ada kerusakan fatal akibat power BTL.

Jenis amplifier BTL 

Power BTL hanyalah sistem yang disebut BRIDGE atau penggabungan, sehingga tidak termasuk dalam jenis power amplifier. Penggabungan dua power ini biasanya memakai dua jenis driver yaitu OCL atau OTL. Kebanyakan orang memakai OCL 150 watt untuk dijadikan power BTL.

Sekarang telah ada jenis baru yang lebih ringkas untuk digunakan menjadi power BTL yaitu SOCL.

Tapi SOCL akan lebih berbahaya karena memiliki settingan DCo. Karena tegangan DC yang mengalir ke output speaker jelas akan membahayakan coil speaker.

SOCL belum dimodifikasi menjadi BTL, bila DCo masih ke speaker dalam waktu lama akan membakar coil speaker.

Jadi bagi kamu pengguna driver SOCL 504 atau 506 sebelum masuk ke system BTL perlu setting 0 DC vol pada output speaker.

Cara Aman Memakai Power Amplifier Sistem BTL Rakitan

 Uji Coba Secara Bertahap

Ketika running test pada power amplifier kita wajib memakai tegangan minimal, setelah teruji misalnya transistor tidak overheat dapat ditambah ke 32 volt.

Begitu juga dengan speaker, pertama pakai satu speaker terlebih dahulu kemudian baru memakai dua buah speaker. Ini untuk menguji ketahanan dari transistor final bila satu speaker sudah terlalu panas maka ini tidak aman untuk dipakai dilapangan dalam waktu lama, solusinya bisa dengan memakai satu speaker yang dayanya sepadan dengan output power amplifier BTL.

Misalnya BTL OCL 150 watt yang memakai satu speaker akan mengeluarkan daya sebesar 300 watt (bukan perhitungan asli terkadang daya power suplay tidak sama). Seharusnya daya speaker maksimal 350 watt tergantung pada kualitas.

Sedangkan jika menggunakan 2 speaker berarti menangani impedansi 2 ohm maka output amplifier menjadi 600 watt (bukan perhitungan asli). Ini hanya gambaran saja.

Sistem kerja amplifier BTL memang 1 speaker dengan nilai 4 ohm, sedangkan bila memakai OCL 150 Wattnya bisa dihitung 8 ohm.

Itulah kenapa ketika dilakukan running test BTL kita mendapatkan suara lebih pulen dengan artikulasi yang jelas ketika memakai satu speaker karena memakai impedansi lebih rendah output power lebih tinggi. Sedangkan pada satu speaker 8 ohm masih mengeluarkan daya asli dari jenis driver yang dipakai.

Daya output amplifier bila power suplay tidak mengimbangi kekuatan perhitungan tidak akan 100 persen, malah suara akan lebih hancur. Misal menggunakan 4 speaker paralel.

Memakai Protektor 

Terdapat beberapa sistem protektor yang ada dipasaran yang bisa kamu pakai untuk mengamankan speaker diantaranya :

  • Speaker Protektor Relay delay

Pakai satu dijalur positif power BTL, jalur positif biasanya yang diberi input.

  • Protektor Over Heat Memakai Sensor Panas 

Sensor panas bisa mengontrol Over Heat, ketika sensor menangkap panas yang berlebih otomatis system akan memutus jalur speaker.

Dari pemahaman ini semoga kamu dapat mengembangkan pendapat sendiri tentang keamanan amplifier BTL.

Akhir Kata

Sekian info yang saya sampaikan tentang Power Amplifier BTL, Kekurangan dan Kelebihan System BTL Rakitan. Jika info yang saya sampaikan bermanfaat silahkan share dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.