Mengapa saat kita tidur bisa bermimpi?

Mengapa saat kita tidur bisa bermimpi?

Jawaban:

Kita bisa bermimpi karena walaupun kita tertidur dan hilang kesadaran, memori di dalam otak masih bekerja.

Mimpi merupakan salah satu kegiatan mental yang secara alami terjadi saat tidur. Hal ini disebabkan saat tidur otak kita masih bekerja. Seseorang dapat memimpikan hal baru maupun kenangan lama yang tersimpan dalam memori otak. Untuk dapat bermimpi, kita akan melewati 4 tahapan tidur, yaitu :

1. Tahap 1 NREM (๐˜•๐˜ฐ๐˜ฏ-๐˜™๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฅ ๐˜Œ๐˜บ๐˜ฆ ๐˜”๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต) atau tidur ayam.

Pada tahap ini, kondisi kita sudah tertidur, tetapi mental, pikiran, dan tubuh berada di tengah-tengah antara tidur terlelap dan setengah sadar.

2. Tahap 2 NREM (๐˜•๐˜ฐ๐˜ฏ-๐˜™๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฅ ๐˜Œ๐˜บ๐˜ฆ ๐˜”๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต).

Pada tahap ini pernafasan dan denyut jantung semakin teratur dan juga terjadi penurunan suhu tubuh. Kesadaran juga akan semakin menurun.

3. Tahap 3 NREM (๐˜•๐˜ฐ๐˜ฏ-๐˜™๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฅ ๐˜Œ๐˜บ๐˜ฆ ๐˜”๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต).

Di tahap ini, kita akan tertidur lebih nyenyak. Otak juga akan melepaskan gelombang delta yang membuat seseorang yang sedang tidur menjadi kurang responsif.

4. Tahap REM.

Di tahap ini biasanya mimpi akan terjadi. Mimpi juga biasanya diikuti dengan peningkatan aktivitas di dalam tubuh, seperti napas dan detak jantung yang semakin cepat, pergerakan mata yang cenderung agresif, gelisah, dan tekanan darah yang mengalami peningkatan.

Tinggalkan komentar