Solusi amplifier TOA tidak dapat diperbaiki

Solusi amplifier TOA tidak dapat diperbaiki – Kali ini saya akan sedikit berbagi tentang solusi amplifier Toa yang tidak dapat diperbaiki. Karena dalam berbagai permasalahan pada mesin Toa sering kali terjadi kerusakan yang fatal. Atau pengalaman memperbaiki amplifier jenis Toa masih cukup awam membuat kerusakan pada amplifier tidak tertangani dengan tuntas. Atau tidak ada solusi tepat dalam menangani kerusakan mesin Toa. Karena itulah saya menuliskan pengalaman tentang amplifier Toa yang tidak bisa diperbaiki.

Kerusak amplifier bermacam macam, Mulai dari transistor final cepat jebol, suaranya kurang lantang, dan lainnya.

Solusi amplifier TOA tidak dapat diperbaiki

Solusi yang saya terapkan merupakan solusi terakhir yakni mengganti sistem kerja penguat atau amplifier.

Mungkin solusi ini akan lebih mahal dari segi oprasional, karena pada bagian power supply memakai trafo non CT. Sehingga perlu merubah sistem power supply dengan mengganti trafo dengan jenis CT supaya dapat mensupply pada amplifier yang diganti. Sebenarnya tanpa mengganti trafo juga bisa tapi dayanya akan berkurang.

Jenis amplifier yang dipakai

Jenis amplifier yang di pakai merupakan model OCL 150 dan sejenisnya, supaya sesuai dan tidak jauh dari Watt corong Toa. Seperti yang kita tahu corong Toa mempunyai daya yang rendah dengan beban 4 hingga 16 ohm. Sehingga amplifier jenis OCL sangat cocok untuk menangani corong toa dengan watt rendah.

Jenis amplifier spesalis untuk Toa juga bisa di pakai mungkin karena lebih power full tapi sangat boros spoel Toa jika pengaplikasikanya tidak benar. Misal pada instalasi speaker.

Pada OCL misal di pakai untuk beban 8ohm maka daya yang dikeluarkan sekitar 75W. Sedangkan untuk load 16ohm masih di bagi lagi menjadi 37,5W berarti idealnya main pada 16ohm untuk 1 amplifier. Jika 2 speaker masing masing masih memakai 16 ohm dan di rakit secara paralel, akan menghasilkan beban 8 ohm. Sedangkan amplifier yang di pakai 150W. Maka daya output yang dihasilkan adalah sebesar 75W. Daya speaker masing masing 25W berati 25 + 25 = 50W. Dengan memakai sistem paralel 2 speaker mungkin akan pas dengan daya output 75W ampli dengan toleransi daya 25W.

Itu hanya perhitungan menurut saya berdasarkan hukum OHM resistor atau beban dan daya. Kenyatanya semua tergantung kelantangan suara yang dihasilkan.

Menurut beberapa orang amplifier OCL yang di pakai untuk supply Toa cocok tapi boros spoel atau coil, Cepat putus atau terbakar. Semua itu tergantung cara kita merakitnya.

Masalah Yang Perlu dipahami

Yang perlu dipahami yaitu masalah nada, jika mau coil speaker tahan lama.

Untuk masalah nada atau frekuensi pada amplifier OCL bagus untuk nada apa saja. Sehingga kita perlu pintar mengcross sistem nada yang cocok untuk speaker corong Toa. Misal dengan memakai crossover pasif tapi crossover aktif. Yang lebih efektif memakai crossover aktif.

Jika hanya mengganti ampli bawaan Toa maka hanya dengan memakai tone control original akan lebih lantang. Dari pada memakai tone control KIT di pasaran. Jika tidak dapat memakai tone control bawaan amplifier, usahakan pakai tone control yang mempunyai nada midle pada pengaturan nada supaya suara lantang.

Solusi sederhana pada penggantian tone control yaitu memakai PM MIC yang sederhana memakai 2 transistor. Atau memakai penguat bawaan echo.

Sebenarnya sekarang sudah ada KIT penguat MIC yang cocok untuk di pakai untuk jenis speaker Toa. yakni penguat MIC multi dengan 1 control, dengan kata lain memakai banyak chennel tapi hanya 1 pengaturan nada. Dan lebih bagus lagi karena dalam 1 KIT sudah dilengkapi echo.

Kata Penutup

Itu saja tentang Solusi amplifier TOA tidak dapat diperbaiki, sekian dan terimakasih.

Check Also

Fungsi Output 100v Pada Amplifier TOA

Fungsi Output 100v Pada Amplifier TOA

Fungsi Output 100v Pada Amplifier TOA – Output amplifier TOA ada fitur 100V. Apakah kegunaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.