Komponen aktif dan pasif dalam rangkaian elektronika

Pengertian Komponen Aktif dan Komponen Pasif

Pengertian Komponen Aktif dan Komponen Pasif – Komponen elektronika adalah sebuah alat yang menjadi bagian pendukung dalam suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan fungsi dan kegunaanya. Ada beberapa macam komponen elektronik, dimulai dari komponen yang menempel pada papan rangkaian berupa PCB, CCP, protoboard maupun veroboard yang menempel dengan cara di solder.  dan ada juga komponen   yang tidak terhubung secara langsung pada papan rangkaian biasanya menggunakan alat penghubung lain seperti kabel.

Komponen elektronika terdiri dari satu atau lebih ih bahan elektronik yang biasanya terdiri dari satu atau beberapa apa yang jika disatukan di dalam desain rangkaian dapat berfungsi sesuai dengan fungsi dan kegunaan komponen masing-masing, seperti komponen yang digunakan untuk mengatur arus tegangan mendistribusikan arus, menyekat arus, dan masih banyak yang lainnya.

Komponen elektronik dibagi menjadi tiga jenis yaitu komponen aktif dan komponen pasif kemudian komponen penunjang. 

Pada suatu rangkaian elektronika komponen aktif dan komponen pasif adalah hasil buah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. misalnya Dalam suatu rangkaian terdapat sebuah komponen transistor, maka dipastikan dalam rangkaian tersebut pasti ada komponen resistor atau kapasitor.

Komponen Aktif

komponen aktif

Komponen aktif adalah sebuah komponen elektronika yang menggunakan arus listrik untuk dapat beroperasi. di dalam rangkaian elektronika, arus listrik yang digunakan bisa arus  DC ataupun arus AC. disebut sebagai komponen aktif dikarenakan apabila komponen tidak dialiri arus listrik rangkaian elektronika yang menggunakan komponen aktif tersebut tidak dapat bekerja. Berikut ini adalah jenis komponen aktif Yang biasanya digunakan pada komponen elektronika.

Dioda

dioda

Dioda adalah salah satu komponen aktif yang Digunakan an-nissa bagai penyearah arus AC menjadi arus DC pada rangkaian elektronika.  pada saat sebuah dioda difungsikan sebagai penyearah tegangan AC  menjadi DC, maka fungsi dari dioda hanya akan aktif ketika dialiri arus AC. karena Hal inilah maka dioda masuk ke dalam komponen aktif.

Tidak hanya digunakan sebagai penyearah tegangan AC menjadi DC, Dioda juga memiliki banyak fungsi dan kegunaan tergantung dari jenis dan tipe dioda. 

Light Emiting Diode (LED) 

Light Emiting Diode (LED) 

Sebenarnya kemuliaan ini ini adalah salah satu dari jenis dioda, namun light emitting diode atau LED  memiliki karakter yang berbeda di mana LED adalah satu-satunya dari jenis dioda yang dapat memancarkan cahaya. dioda ini ini biasanya banyak digunakan dalam rangkaian elektronika yang membutuhkan cahaya, seperti pada indikator-indikator.

Transistor

transistor

Transistor adalah komponen aktif dengan penggunaan yang paling banyak pada sebuah rangkaian elektronika. Dengan jenis dan fungsi fungsi transistor yang sangat  Beragam, jam membuat komponen ini hampir digunakan di semua rangkaian elektronika. seperti pada rangkaian amplifier, power supply, televisi, si dan lain sebagainya.

Transistor disebut sebagai komponen aktif dikarenakan komponen ini harus dialiri tegangan dan arus listrik tertentu di ketika elektrodanya  agar transistor dapat bekerja.

Integrated Circuit (IC)

Integrated Circuit (IC)

Integrated circuit atau IC masuk ke dalam golongan komponen aktif dikarenakan komponen ini membutuhkan arus listrik agar dapat bekerja. Integrated circuit atau IC terbuat dari bahan semikonduktor di mana Di dalam IC sudah terintegrasi  banyak transistor dan telah menjadi satu kesatuan. Diam jenis dan tipe IC memiliki karakteristik yang berbeda dan unik.

Tabung Elektron

Tabung Elektron

Tabung elektron atau tabung hampa adalah komponen aktif yang digunakan pada masa sebelum ditemukannya transistor. Agar tabung elektron ini dapat bekerja maka dibutuhkan arus listrik dan oleh karena itu komponen ini disebut sebagai komponen aktif. Perbedaan paling mendasar dari tabung elektron dan transistor adalah pada jumlah tegangan yang dibutuhkan sebagai satuannya, tabung elektron membutuhkan tegangan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Transistor.

Komponen Pasif

Komponen Pasif

Komponen pasif adalah kebalikan dari komponen aktif, dimana jika komponen aktif memerlukan arus listrik agar dapat bekerja lain halnya dengan komponen pasif Meskipun tidak dialiri arus listrik komponen masih tetap bisa bekerja.Perbedaan dengan komponen aktif, komponen ini tidak memiliki sifat menguatkan,meyearahkan, atau mengubah bentuk energi ke dalam bentuk energi yang lainya.

Berikut ini adalah jenis-jenis dari komponen pasif yang biasanya banyak digunakan pada rangkaian elektronika:

Resistor

resistor

Resistor adalah komponen pasif dalam Elektronika yang berfungsi untuk menghambat arus listrik. resistor juga sering disebut dengan hambatan. pada rangkaian elektronika resistor Biasanya banyak digunakan sebagai pembagi tegangan untuk menghasilkan nilai tegangan atau arus tertentu.

Kapasitor (Kondensator)

Kapasitor

Kapasitor pada umumnya memiliki fungsi si untuk menyimpan muatan arus listrik. kapasitor disebut sebagai komponen pasif dalam rangkaian elektronika dikarenakan kapasitor tetap dapat bekerja tanpa adanya arus listrik. jenis kapasitor juga masih dibagi menjadi dua, yaitu kapasitor non polar dan kapasitor bipolar.

Induktor

Induktor

Induktor adalah komponen elektronika pasif makan prinsip kerja dengan memanfaatkan medan magnet di antara lilitan kumparan dengan inti penampang nya ketika dialiri listrik. Induktor disusun dengan menggunakan kawat tembaga yang dilapisi dengan isolator. biasanya kawat yang digunakan pada kumparan induktor disebut juga dengan kawat email.

Komponen induktor ini banyak digunakan sebagai filter pembangkit frekuensi, coil antena dan lain sebagainya.

Transformator

Transformator

Transformator atau yang lebih dikenal dengan sebutan Trafo ialah sebuah komponen elektronika yang digunakan untuk menurunkan atau menaikkan tegangan arus listrik. Transformator termasuk kedalam komponen pasif dikarenakan komponen ini tidak membutuhkan arus listrik agar dapat bekerja. 

Demikianlah pembahasan solderpanas.com tentang pengertian komponen aktif dan komponen pasif berserta dengan fungsinya didalam rangkaian elektronika. Semoga bermanfaat!

Baca Juga :  Fungsi Kapasitor dan Jenis Kapasitor di Rangkaian Elektronika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *