Ciri LNB Parabola Rusak dan Cara Mengetahui Kerusakan

Ciri LNB Parabola Rusak dan Cara Mengetahui Kerusakan

Ciri LNB Parabola Rusak dan Cara Mengetahui Kerusakan – Kadang kondisi LNB parabola mati tidak bisa di prediksi ketika tracking. Bahkan terkesan membingungkan bila yang bermasalah merupkan LNB.

Tidak hanya membingungkan bila LNB mati juga sangat menyita banyak waktu ketika melakukan tracking sinyal.

Belum lagi switch atau DSEG ikut mati, ini yang lebih membingungkan. Karena kadang kita menduga switch nya yang mati, malah LNB yang bermasalah.

Atau kadang keduanya mengalami short sehingga mengakibatkan kematian LNB keseluruhan. Akhirnya kita sudah bolak balikan dish hasilnya masih nihil.

Karena itu penting untuk kita mengetahui kondisi LNB masih bagus atau sudah rusak, supaya tidak terjadi kebingungan ketika tracking parabola sinyal tidak bisa terlock.

Ciri LNB Parabola Rusak dan Cara Mengetahui Kerusakan

Tapi sebelum mengetahui ciri ciri LNB rusak juga perlu perhatikan sistem program dan instalasi parabola. Bisa jadi hanya permasalah pemahaman rekan tentang hal berikut:

Mengetahui sistem sebelum proses tracking

Mengetahui sistem sebelum proses tracking sangat penting di lakukan supaya menyamakan antara instalasi receiver yang kita pakai dengan instalasi LNB parabola yang kita track.

Bisa jadi hanya perbedaan instalasi, kita memfonis LNB yang rusak.

Jadi salah kaprah. Karena itu perlu rekan perhatikan dulu tahap ini sebelum memfonis komponen parabola.

Pahami jenis LNB yang di pakai

Pada LNB Cband ada 2 jenis sistem switch yaitu:

  • 22k yang tertanam dalam lnb
  • Swit out atau swit luar.

Maka perlu perhatikan kedua jenis LNB ini ketika tracking. Terutama instalasi receiver pada pengaturan antena. Biasanya, jika memakai 22K instalasi LNB pada receiver akan menunjukan 22K pada keadaan on.

Setelah mengetahui instalasi dan jenis LNB yang di pakai ternyata sinyal tidak dapat terlock.

Tanda tanda kerusakan LNB rusak

Karena sering kali menemukan masalah ini, saya melakukan percobaan secara khusus bagaimana memeriksa LNB antara rusak atau tidak.

Dari hasil percobaan tersebut saya menemukan fakta:

  1. LNB mati atau rusak jika dihubungkan langsung ke receiver tanpa melewati DSEG dan 22K ditandai intensitas sinyal 0 persen dan LNB yang masih normal jika dihubungkan langsung ke receiver akan menghasilkan sinyal diatas 70 persen.
  2. LNB circuit short jika dihubungkan ke receiver langsung akan menyebabkan receiver standby di ikuti bunyi CIIIIT. Ini berarti LNB mengalami.

Terlihat kedua hal diatas hanya berlaku bila LNB dihubungkan langsung, tanpa memakai switch atau 22K.

Kenyataanya di lapangan ketika tracking kita tidak melakukanya dengan cara seperti itu.

Langsung lock sinyal tanpa memlihat indikator sinyal, intensitas serta kualitas sinyal.

Hasilnya kita sudah susah payah ternyata sinyal tidak terlock karena tidak memperhatikan LNB masih bagus atau tidak.

Cara memeriksa apakah LNB masih bagus atau tidak

Pertama saat tracking menemukan kerusakan dengan ciri ciri percoba diatas periksa bagian konektor, kabel, dan receiver.

Jika ketiganya kondisinya baik coba ganti switch atau DSEG terlebih dahulu bagi yang memakai DSEG. Karena tidak munculnya intensitas sinyal karena DSEG rusak. Atau juga tes langsung LNB seperti percobaan yang saya lakukan diatas.

Bagi yang memakai 22K tertanam di dalam LNB maka harus mengujinya secara langsung ke receiver 1 LNB yang tidak tertanam pada 22k. Jika intensitas sinyal menunjukan diatas 60 persen dapat dikatakan normal. Mungkin terjadi kerusakan di 22k yang tertanam pada LNB satunya.

Bagi yang memakai 22k tertanam pada LNB mengalami kerusakan dapat diganti dengan DSEG. Dengan cara memakai salah satu konektor to receiver. Nanti di pengaturan antena pada LNB yang tertanam 22k posisikan dengan keadaan ON.

Jika tidak ada kerusakan pada komponen DESG dan 22k dapat dipastikan LNB telah terjadi kerusakan.

LNB short akan sangat berbahaya bagi LNB yang lain karena kadang LNB lain juga ikut mati.

Selain 2 ciri ciri yang saya uji cobakan diatas, ketika di lapangan saya menemukan 2 fakta tentang kerusakan LNB yaitu:

  • Tidak bisa menangkap sinyal, meski ada intensitas sinyal

Kadang sinyal terlihat dalam keadaan normal tapi ternyata bermasalah. Ini sering dialami oleh parabola yang memakai switch.

Ternyata intensitas sinyal akan muncul jika switch terhubung dengan receiver. Tapi jika LNB mati, tidak akan ada intensitas sedikitpun. Terutama pada LNB yang memakai 22k yang tertanam di dalam LNB.

  • Salah satu polaritas tidak bisa ditangkap receiver

Ini di pengaruhi oleh polaritas dari vertikal dan horisontal pada LNB yang mati. Tapi ini kadang karena receiver juga bisa. Untuk itu pakai receiver lain untuk memeriksa apakah LNB atau receivernya.

Tapi ternyata permasalahan tidak hanya ada pada LNB dan receiver saja. Terkadang juga di pengaruhi settingan LNB yang tidak match. Dengan kata lain, ketika merakit LNB telah terjadi pergeseran 0 drajat yang tidak lurus. Sehingga mengakibatkan salah satu polaritas tidak tertangkap LNB.

Selain itu saya juga pernah mengalami permasalahan yang saya kira itu merupakan sebuah LNB yang mati, ternyata hanya kabel yang sudah rapuh.

Percobaan ini berdasarkan pengalaman pribadi, terlepas dari itu semua tergantung pada masing masing teknisi parabola. Karena ini tidak pasti, terkadang kesalahan pada setting LNB pada receiver juga salah satu masalah yang serius jika tidak diperhatikan sebelum mefonis LNB parabola yang bermasalah.

Kata Penutup

Itu saja tentang Ciri LNB Parabola Rusak dan Cara Mengetahui Kerusakan, sekian dan terimakasih.

Check Also

Mengatasi Receiver Mati Standby Dan Beberapa Penyebab

Mengatasi Receiver Mati Standby Dan Beberapa Penyebab

Mengatasi Receiver Mati Standby Dan Beberapa Penyebab – Kali ini saya akan berbagi pengalaman memperbaiki …